Berita

Walikota Tangsel bisa dapat petisi dari honorer/Net

Nusantara

Andai Tak Prioritaskan Honorer Jadi CPNS, Walikota Tangsel Bakal Dikirim Petisi

SELASA, 05 NOVEMBER 2019 | 10:26 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Para honorer di Pemerintahan Tangerang Selatan menyimpan harapan besar dalam rekrutmen CPNS tahun ini. Mereka ingin lebih dipioritaskan untuk jadi CPNS karena sudah mengabdi bertahun-tahun dan punya kemampuan yang siap bersaing.

Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Tangseal telah menerima jatah rekrutmen CPNS untuk wilayah Tangsel sebanyak 222 formasi. Dari 222 formasi tersebut pegawai honorer di Tangsel berharap mendapatkan kesempatan dan diprioritaskan.

"Paling nggak 60 persen formasi bisa diprioritaskan untuk pegawai honorer," ungkap Sekretaris Forum Honorer Tangsel, Abdul Azis, Senin (4/11), dilansir Kantor Berita RMOLBanten.


Para pegawai honorer pun telah sepakat untuk menyiapkan rencana kedua. Andai tuntutan mendapatkan prioritas kursi CPNS tidak diakomodir.

"Kami berencana akan mengirimkan surat kepada Walikota dan Ketua DPRD Tangsel. Forum honorer ingin audensi agar usulan di atas bisa dipertimbangkan para pemangku kebijakan," tuturnya.

Namun, jika ternyata audensi tersebut tidak mendapatkan titik temu, tak ada jalan lain bagi para pegawai honorer ini selain membuat petisi.

"Kalau aspirasi kami buntu, ya dengan sangat menyesal terpaksa pegawai honorer bikin petisi," tegas Aziz.

Petisi yang dimaksud adalah penggalangan tanda tangan di spanduk sebanyak 8.000 pegawai honorer. Nantinya, spanduk petisi itu akan dipasang di gerbang depan Puspemkot Tangsel.

"Banyak pegawai honorer yang sudah lima tahun lebih mengabdi. Saya yakin SDM-nya nggak kalah dengan orang luar," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya