Berita

Saudi Aramco/Net

Dunia

Aramco Buka IPO Di Tengah Kekhawatiran Minyak Melambung

MINGGU, 03 NOVEMBER 2019 | 15:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Hari yang ditunggu-tunggu oleh para investor muncul setelah perusahaan raksasa minyak milik Arab Saudi, Saudi Aramco membuka Initial Public Offering (IPO) atau penawaran umum perdananya.

Minggu (3/11), pengumuman itu datang dari otoritas pasar modal kerajaan sebagaimana yang telah dijanjikan oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman sejak 2016 lalu.

Dalam pengumuman tersebut, direncanakan perdagangan saham akan dilakukan di bursa Tadawul di Riyadh, kemudian saham lainnya akan diperdagangkan di valuta asing.


"Dewan Otoritas Pasar Modal telah mengeluarkan resolusi menyetujui aplikasi Saudi Arabian Oil Co. untuk pendaftaran dan penawaran sebagian sahamnya. Prospektus perusahaan akan dipublikasikan sebelum dimulainya periode berlangganan," ujar otoritas tersebut seperti dikutip Associated Press, tanpa memberikan informasi mengenai batas waktu IPO.

Meski demikian, Al Arabiya melaporkan pada pekan lalu dari sumber anonim, harga untuk saham Aramco akan dimulai pada 17 November dan harga terakhir akan ditetapkan 4 Desember. Kemudian, pada 11 Desember, saham mulai diperdagangkan di Tadawul. 

Menurut para analis, setidaknya Aramco akan mendaftarkan sebanyak 3 persen sahamnya di Tadawul dan 2 persen lainnya di luar negeri.

Sementara itu, Aramco sendiri diberitakan telah menunjuk JP Morgan Chase & Co sebagai pemimpin rencana IPO dengan sejumlah bank lain seperti Bank Nasional Saudi, Bank oof America Merrill Lynch, Goldman Sachs, hingga HSBC Holdings.

Walaupun ditunggu-tunggu, namun kondisi ekonomi global dan geopolitik kawasan membuat banyak ekonom pesimis dengan Aramco. Perang dagang Amerika Serikat dan China telah menekan harga energi. Selain itu, serangan terhadap dua fasilitas Aramco pada 14 September lalu telah menakuti sejumlah investor.

Guna menekan kekhawatiran pada investor, Aramco pada bulan lalu telah mengumumkan niat untuk menawarkan dividen sebesar 75 miliar dolar AS atau Rp 1.049 triliun (Rp 13.989/dolar AS) bagi investor pada 2020. Itu adalah pembayaran per saham yang didistribusikan suatu perusahaan kepada para pemegang sahamnya sebagai pengembalian atas uang yang mereka investasikan dalam sahamnya.

Aramco juga berjanji bahwa sekitar tahun 2020 hingga 2024, setiap tahunnya dividen di bawah 75 miliar dolar AS atau Rp 1.049 triliun akan menjadi prioritas dibayarkan untuk "pemegang saham non-pemerintah".

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya