Berita

Petinggi Nasdem dan PKS mengadakan sesi foto bersama/RMOL

Politik

Kunjungan Surya Paloh Ke PKS Sindiran Halus Ke Prabowo

SABTU, 02 NOVEMBER 2019 | 04:52 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kunjungan Partai Nasdem ke Kantor PKS adalah cara Surya Paloh ke PKS karena konsisten memilih jalur oposisi ke pemerintah. Sebuah jalur politik yang digunakan setiap kompetitor yang kalah bersaing di perhelatan pemilihan presiden.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno kepada Kantor Berita Politik RMOL. Adi menjelaskan, bisa jadi apa yang dilakukan Surya Paloh adalah bentuk sindiran halus ke parpol oposisi (Gerindra pimpinan Prabowo) yang merapat ke koalisi Joko Widodo.

"Bisa ditafsirkan sikap Nasdem datang ke PKS sebagai bentuk sindiran halus ke parpol oposisi yang (ingin)  merapat ke Jokowi padahal dulunya berseberangan ekstrim," demikian kata Adi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabu (2/11).


Selain itu, Adi menyebut Nasdem juga sedang membangun komunikasi politik dengan PKS untuk mensolidkan suasana politik agar bisa kerjasama. Bangunan koalisi Jokowi, tambah Adi, sejauh ini sangat nampak gejala insoliditas.

"Sejak awal bangunan koalisi Jokowi di periode kedua menunjukkan gejala insoliditas. Gejolaknya mulai terlihat vulgar. Berat membangun soliditas koalisi jika sejak awal pembentukan kabinet kisruh dan chemestry antar koalisi belum menyatu," tukasnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya