Berita

Glenn Fredly senang Ambon telah ditetapkan sebagai Kota Musim Dunia oleh UNESCO/Net

Hiburan

UNESCO Tetapkan Ambon Sebagai Kota Musik Dunia, Glenn Fredly Ucapkan Selamat

JUMAT, 01 NOVEMBER 2019 | 16:01 WIB

Di sela-sela duka akibat bencana gempa yang melanda Ambon dan sekitarnya, kabar gembira datang dari UNESCO. Lembaga PBB tersebut telah menetapkan Kota Ambon, Maluku, sebagai Kota Musik Dunia.

Hal ini terungkap melalui unggahan akun Instagram Ditjen Kebudayaan Kemdikbud RI @budayasaya, pada Kamis (31/10).

"Kabar bahagia datang dari salah satu kota yang berada di timur Indonesia! Selamat untuk Kota Ambon yang baru saja ditetapkan sebagai Kota Musik oleh UNESCO pada 30 Oktober 2019 oleh Direktur Jenderal UNESCO, Audrey Azoulay," tulis keterangan dalam unggahan tersebut.


Ambon memang masuk dalam 66 Kota Kreatif baru UNESCO. Bersanding dengan beberapa kota dari negara lain. Di antaranya Baku (Azerbaijan), Bangkok (Thailand), dan Wellington (Selandia Baru).

Sebagai musisi berdarah Ambon, Glenn Fredly pun ikut bergembira dengan kabar tersebut. Penyanyi 44 tahun ini pun memberi ucapan selamat melalui akun Instagram pribadinya.

“Selamat masyarakat Kota Ambon! Kerja keras banyak pihak membuahkan hasil Kota Ambon menjadi kota pertama di Asia Tenggara yang masuk dalam jaringan sebagai kota musik dunia oleh UNESCO," tulis Glenn Fredly dalam akun @glennfredly309.

Glenn juga mengungkapkan bahwa ini merupakan berkah dan harapan baru bagi masyarakat Kota Ambon di tengah bencana gempa yang melanda daerah tersebut.

Penyanyi yang dikenal lewat lagunya "Januari" ini pun berharap penetapan Ambon sebagai Kota Musim Dunia dapat menjadi momentum kebangkitan musik tanah air.
Laporan: Danvie Nurjiyanti Utami

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya