Berita

Wakabareskrim Polri Irjen Antam/Net

Presisi

Wakabareskrim: Tiap Pekan Ada Ratusan Akun Sosmed Teroris Yang Terdeteksi

KAMIS, 31 OKTOBER 2019 | 20:37 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Dalam satu pekan, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim berhasil menjaring ratusan akun sosial media yang terkait dengan tindak pidana terorisme.

Wakabareskrim Irjen Antam Novambar mengatakan, sosial media biasanya digunakan untuk berkomunikasi oleh jaringan teroris.

“Ada ratusan akun media sosial yang kita deteksi dalam satu minggu. Saya enggak hafal pastinya, tapi ada ratusan dalam satu minggu," kata Antam saat menemani pengesahan Komjen Idham Azis sebagai Kapolri di gedung DPR RI, Kamis (31/10).


Antam menambahkan, Jika dalam satu pekan ratusan akun terdeteksi, maka dalam satu bulan Bareskrim Siber berhasil memprofiling ribuan akun sosial media yang terkait terorisme.

Lebih lanjut Antam menegaskan, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri tentunya bakal menggandeng pemangku kepentingan terkait untuk memberantas pelaku tindak pidana terorisme tersebut.

Beberapa pihak yang telah digandeng Bareskrim Polri di antaranya adalah Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror, BNPT, Kemendagri, Kominfo dan Kementerian Sosial.

"Jadi pengawasan ini simultan. Semuanya terlibat di dalam penanganan kasus ini. Ada penanganan terorisme, ada yang fokus pada deradikalisasi," kata Antam.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Samuel Abrijani mengatakan penyebaran konten-konten yang terkait tindak pidana terorisme lebih banyak beredar di media sosial pada Maret 2019.

Ada sebanyak 1.202 konten mengandung unsur radikal dan terorisme yang telah ditangani Kominfo.

"Semua konten berbau radikal dan terorisme itu sudah kami tangani," tegasnya.

Berdasarkan data yang dimiliki Kominfo, konten radikal dan terorisme paling banyak disebar ke media sosial Facebook dan Instagram. Sejak Januari 2019 hingga 16 Oktober 2019, ada 2.689 konten yang ditangani dari kedua media sosial itu.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya