Berita

Petinggi Nasdem-PKS foto bersama usai pertemuan/RMOL

Politik

Manuver Surya Paloh Akan Persulit Jokowi Jalankan Program Pemerintah

KAMIS, 31 OKTOBER 2019 | 10:17 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kedatangan Surya Paloh beserta rombongan petinggi partainya ke Kantor DPP PKS, Rabu (30/10) disebut akan berdampak terhadap kinerja pemerintahan Joko Widodo.

Director for Presidential Studies-DECODE UGM, Nyarwi Ahmad mengatakan, jika langkah Surya Paloh bersama gerbong Nasdem hanya sebatas memperkuat konsolidasi lintas partai politik sebagai elemen penting dalam demokrasi dinilai sangat bagus.

Namun, langkah Nasdem melakukan pertemuan dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ditujukan untuk memberikan tekanan terhadap Presiden Jokowi, maka Presiden Jokowi akan sulit menjalankan program pemerintahan.


"Namun jika langkah tersebut hanya ditujukan untuk mengkonsolidasikan ketidakpuasaan atau kekecewaan elite-elite parpol yang tidak dapat jatah menteri dalam kabinet Jokowi maka itu jelas akan merepotkan Pemerintahan Jokowi," ucap Nyarwi Ahmad kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (31/10).

Tak hanya itu, langkah Nasdem bertemu dengan PKS juga dinilai ingin memperkuat narasi kebangsaan di panggung politik Indonesia.

"Konsolidasi ini tampaknya tidak hanya untuk penguatan visibilitas peran parpol dalam panggung politik Indonesia, namun juga penguatan mainstreaming narasi kebangsaan. Ada trend menarik atau baru, konsolidasi antar parpol Pasca Pilpres," kata Nyarwi.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya