Berita

RS Kartika Husada masih menahan bayi hingga orang tuanya menyelesaikan biaya administrasi/RMOLJabar

Nusantara

Tak Mampu Bayar Biaya Persalinan, Ibu Dan Bayinya Harus Berpisah

KAMIS, 31 OKTOBER 2019 | 09:34 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kisah pilu peserta BPJS Kesehatan saat berobat kembali terjadi. Akibat belum menyelesaikan biaya administrasi di Rumah Sakit, pasangan suami istri harus berpisah dengan bayinya yang baru beberapa hari lalu lahir. Bayi bisa diambil jika biaya persalinan sudah dilunasi.

Hal ini dialami pasangan suami istri Untung Sugandi dan Uswatun Hasanah yang melakukan persalinan pada Jumat (25/10) di Rumah Sakit Kartika Husada, Desa Mangun Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Meski memiliki kartu BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI), Untung tetap harus menyelesaikan administrasi lainnya.

Sayang, hingga batas waktu yang ditentukan pihak RS Kartika Husada, Untung belum bisa menyelesaikan persoalan administrasi tersebut. Alhasil, Untung dan istrinya harus meninggalkan sang bayi di rumah sakit.


"Saya memiliki BPJS dari APBD, tapi saya dikasih waktu tiga hari untuk melengkapi administrasi yang kurang yaitu untuk membuat Jamkesda anak saya. Namun saya hingga saat ini Jamkesda masih memproses ke Dinas Kesehatan. Karena melebihi batas waktu yang diberikan, pihak rumah sakit minta saya untuk membayar biaya administrasi kekurangan itu," paparnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (30/10).

Dikatakan Untung, pihak rumah sakit memintanya untuk menyelesaikan biaya administrasi sekitar Rp 2,7 juta agar sang buah hati bisa keluar dari rumah sakit tersebut.

"Anak saya sejak dari hari Jumat sudah di rumah sakit, ibunya sudah boleh pulang dan hingga saat ini anak saya masih di rumah sakit. Sedih saya lihat anak saya yang harus berpisah dengan ibunya," kata Untung.

Untung berharap, pihak rumah sakit dapat memberikan keringanan kepadanya. Sebab, pria yang hanya bekerja serabutan ini mengaku tidak memiliki uang untuk membayar kekurangan biaya yang diminta pihak RS Kartika Husada.

"Dari pihak rumah sakit sudah tidak ada kompensasi lagi buat saya. Rumah Sakit minta untuk segera membayar administrasi yang kurang itu. Kami pun berharap bantuan Bupati agar anak saya bisa bertemu dengan ibunya," tandasnya.

Sementara itu Bagian Administrasi Rawat Inap RS Kartika Husada, Mega menuturkan, pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Sebab dirinya bukan bagian yang memiliki kewenangan untuk memberikan keterangan.

"Besok saja ke sini lagi, nanti akan dijawab pihak rumah sakit," singkatnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya