Berita

Nasdem dan PKS menggali pemahaman yang sama/RMOL

Politik

Nasdem Dekati PKS, Pengamat: Cerdas Dalam Manfaatkan Momentum

KAMIS, 31 OKTOBER 2019 | 08:50 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai Nasdem dinilai cerdas dalam memanfaatkan momentum untuk mengambil peran besar di panggung politik nasional. Memanfaatkan ketidaktegasan Partai Demokrat dan PAN dalam menentukan sikap politik.

Kecerdasan yang dimaksud ialah pertemuan petinggi Nasdem yang dipimpin Surya Paloh dengan PKS di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (30/10).

Director for Presidential Studies-DECODE UGM, Nyarwi Ahmad mengatakan, ketidaktegasan Demokrat dan PAN dalam menentukan sikap dimanfaatkan oleh Surya Paloh dengan bertemu kubu PKS yang lantang tetap menjadi oposisi pemerintahan Jokowi-Maruf.


"Sikap PAN dan PD (Partai Demokrat) yang tidak tegas dalam menentukan sikap tersebut di satu sisi dan sikap lantang PKS sebagai blok oposisi bisa memberikan peluang bagi Nasdem untuk mengambil peran lebih besar," ucap Nyarwi Ahmad kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (31/10).

Bahkan kata Nyarwi, Nasdem seperti ingin mendapatkan panggung politik lebih besar, dengan mendekati partai berbasis Islam yang menjadi oposisi sejak periode pemerintahan Presiden Jokowi itu.

"Nasdem sepertinya berusaha untuk mendapatkan panggung politik lebih besar di tengah kejumudan posisi parpol-parpol yang ada. Baik yang sudah masuk ke koalisi Jokowi atau Kabinet, maupun yang menjadi parpol utama blok non-Pemerintah atau oposisi," ungkapnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya