Berita

Bendera Hanura/Net

Politik

Hanura Ajukan Nama Menteri Cuma Guyon

KAMIS, 31 OKTOBER 2019 | 04:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Hanura membantah pernah mengajukan nama-nama ke Presiden Joko Widodo untuk dijadikan menteri. Atas alasan itu juga partai yang didirikan Wiranto tersebut legowo tidak diajak gabung dalam kabinet.

Ketua DPP Partai Hanura Bidang Organisasi, Benny Ramdhani menyebut bahwa pengajuan nama menteri yang disampaikan Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) usai dari Istana Bogor beberapa waktu lalu sebatas candaan. 

“Itu biasa kan kita guyon-guyonan lah. Ketum bahkan saat di Istana Bogor menyampaikan ada 40 nama (diajukan). Padahal menterinya saja kan ada 34. Itu cara ketum guyon,” ujarnya di kantor DPP Hanura, lantai 18, The City Tower, Jakarta Pusat, Rabu (30/10).


Dia menegaskan bahwa kader Hanura sudah 100 persen tegak lurus pada OSO dan akan komitmen mendukung pasangan Jokowi-Maruf.

 â€œItu dukungan ideologis, tidak ada timbal balik kemudian harus didapat dengan posisi menteri,” pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya