Berita

Ketua Umum Nasdem Surya Paloh kunjungi DPP PKS/RMOL

Politik

Surya Paloh: Agar Balance, Pemerintah Harus Bisa Terima Kritik

RABU, 30 OKTOBER 2019 | 20:01 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) harus siap menerima kritikan agar pemerintahan berjalan dengan baik.

Begitu yang disampaikan Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem Surya Paloh usai melakukan pertemuan dan menandatangani tiga kesepahaman dengan pimpinan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kantor Dewan Perwakilan Pusat (DPP) PKS di Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Rabu (30/10).

Menurut Surya, demokrasi sehat adalah demokrasi yang tetap membutuhkan check and balance. Tak hanya itu, pemerintahan yang sehat juga harus bisa menerima pikiran yang mengkritisi.


"Pemerintah yang sehat, pemerintahan yang juga bisa menerima pikiran-pikiran yang mengkritisi, apabila pikirian yang mengkritisi tidak ada lagi, kita khawatir jalannya pemerintahan itu tidak sehat," paparnya.

Namun, lanjut Surya, harus dihindari pemikiran yang kritis untuk menjatuhkan pemerintah .

"Pemerintah membutuhkan pikiran-pikiran kritis, tapi yang kami sepakati pikiran-pikiran yang kritis ini dilandasi oleh niat baik, pikiran yang mengkritisi secara konstruktif bukan untuk saling merusak, menjatuhkan. Tapi datang dengan semangat membangun karena ini adalah milik kita bersama yang bernama indonesia negeri ini," tutupnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya