Berita

Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi/RMOL

Nusantara

KUA-PPAS DKI Belum Selesai, Ketua DPRD: Kalau SKPD Gak Mampu Copot Saja

RABU, 30 OKTOBER 2019 | 18:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

  Kementerian Dalam Negeri memberikan waktu ke Pemprov dan DPRD DKI Jakarta untuk menyelesaikan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

KUA-PPAS harus diselesaikan sebelum 30 November 2019 karena sebagai dasar APBD 2020. Sayangnya, ada sedikit kegaduhan dalam penyusunan APBD DKI 2020.

Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi mengatakan, ada beberapa anggaran yang bengkak, seperti pembelian lem Aibon yang menganggarkan dana senilai Rp 82,8 miliar. Edi menegaskan akan mencoret anggaran yang  bengkak tersebut.


Menurutnya, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tidak bisa menyusun anggaran untuk kepentingan masyarakat.

"Ini SKPD-nya itu enggak bisa tegas menganggarkan yang penting buat Masyarakat. Pada saat itukan saya bilang prioritas di Jakarta apa saja sih. Jadi ada hal-hal kecil yang akan saya coret, " kata Edi saat ditemui di Balai Agung, Gedung Balai Kota Jakarta, pada Rabu (30/10).

Edi menyarankan untuk mengganti SKPD jika tidak mampu bekerja.

"Kalau SKPD nya enggak mampu, ganti orangnya. Copot," tegas Prasetio.

"Ini enggak main-main, tahun 2020 dengan anggarannya yang dikatakan kemarin itu masih 90 sekian trilun. Apakah mampu anggaran itu? Pendapatannya dari mana?, " jelasnya.

Maka dari itu, Pras menekankan kepada kawan-kawan di Komisi, untuk memprioritaskan anggaran untuk hal yang lebih penting .

"Yang penting, anggaran APBD transparan dan terbuka, kalau main-main, coret aja udah," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya