Berita

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang/RMOL

Politik

Tidak Dapat Jatah Kabinet, Hanura Tetap Dukung Jokowi 100 Persen

RABU, 30 OKTOBER 2019 | 17:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Meski tidak dapat jatah di Kabinet Inonesia Maju, DPP Hanura menyatakan sikap tetap mendukung pemerintah presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Maruf Amin sekalipun tidak masuk dalam Kabinet Indonesia Maju.

Ketua Umum Hanura, Oesman Sapta Odang menegaskan bahwa sikap yang telah diambil oleh Presiden Jokowi sepenuhnya adalah hak prerogratif.

"Musyawarah rapat kita ini hari adalah sikap dari DPP Partai Hanura untuk seluruh Indonesia. Kita hanya mendukung sepenuhnya Presiden RI Jokowi dan hak prerogratif presiden itu mutlak akan kita patuhi," kata OSO sapaan akrab Ketum Hanura di Kantornya, Rabu (30/10).


Pada kesempatan itu, OSO juga mengumumkan Jurubicara Partai Hanura yaitu Benny Ramdhani. Penunjukkan Benny ini juga merupakan hasil musyawarah internal partai yang digelar tertutup beberapa saat lalu.

"Kami mengambil kesimpulan sikap Partai Hanura dan kami telah menunjuk Jubir adalah saudara Benny Ramdhani," kata OSO.

Lebih lanjut, Benny menambahkan bahwa sikap partainya tetap mendukung Jokowi-Maruf selama lima tahun kedepan didasari bukan semata-mata melirik jabatan menteri yang tidak diperoleh Hanura.

"Bahwa dukungan Hanura kepada presiden Jokowi dan KH Maruf Amin adalah benar-benar didasarkan pada keyakinan pilihan politik ideologis. Bukan timbal balik kursi. Hanura dukung 100 persen," pungkasnya menegaskan.  

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya