Berita

Tjahjo Kumolo/Net

Politik

Jalankan Perintah Jokowi, Tjahjo Hapus Eselon 3 Dan 4 Di Kemenpan RB

RABU, 30 OKTOBER 2019 | 15:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gebrakan pemerintahan Jokowi yang akan memangkas pejabat eselon 3 dan 4 di kementerian akan segera diberlakukan.

Menteri Aparataur Negara dan reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo langsung mengeksekusi pemangkasan jumlah eselon menjadi 2 sesuai yang disampaikan Presiden Jokowi saat dilantik 20 Oktobr lalu.

"Soal eselonisai harus disederhanajan mau dipangkas jadi 2. Kita ingin meningkatkan layanan target," demikian kata Tjahjo di Kantornya Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, rabu (30/10).


Tjahjo menjelaskan target pemangkasan eselonisasi akan berjalan hingga tahun depan. Pihaknya akan memberlakukan pemangkasan eselon di Kemenpan RB pada bulan depan.

"Eselonisasi itu paling lama 1 tahun. Saya mulai dari KemenPAN RB yang bulan ini eselon 3 dan 4 saya pangkas. Kalau minta Kementerian/Lembaga itu dimulai dari KemenPAN RB untuk jadi contoh," tukasnya.

Meski demikian, Tjahjo memastikan para eks pejabat eselon 3 dan 4 itu tidak akan mengalami pengurangan pendapatan.

"Prinsipnya penghasilannya tidak dikurangi tetap akan ditata dan digantikan jabatan fungsional. Untuk menghargai keahlian," pungkasnya.

Jokowi saat dilantik sebegai Presiden periode 2019-2024 menegaskan akan menyederhanakan eselonisasi di kementerian dan lembaga.

"Eselonisasi harus disederhanakan. Eselon I, eselon II, eselon III, eselon IV, apa tidak kebanyakan? Saya minta untuk disederhanakan menjadi 2 level saja," tegas Jokowi dalam pidato pelantikannya di Gedung MPR, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya