Berita

Ibunda Yusuf, Endang Yulida/Net

Nusantara

Pesan Khusus Ibu Korban Tewas Demo Kendari Pada Mahasiswa

RABU, 30 OKTOBER 2019 | 01:11 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Aksi mahasiswa menolak RUU KUHP di DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), Kendari beberapa waktu lalu menyisakan kepedihan mendalam.

Pasalnya dua mahasiswa dari Universitas Halu Oleo, Randi dan Yusuf Kardawi tewas dalam aksi tersebut. Randi diduga tewas setelah tertembak, sedang Yusuf diduga karena hantaman benda tumpul.

Terlepas dari insiden tersebut, ibunda Yusuf, Endang Yulida menyampaikan pesan kepada para mahasiswa. Dia meminta mahasiswa tidak anarkis dalam menyampaikan aspirasi, sehingga insiden yang dialaminya tidak kembali terulang.


Pesan itu dia titipkan secara khusus kepada mahasiswa yang hingga saat ini terus menuntut keadilan untuk anak sulungnya itu.

"Saya mohon dengan sangat kepada adik-adik mahasiswa dalam bersuara unjuk rasa dengan cara damai dengan cara tidak bertindak anarkis sampai harus ada korban lagi, meskipun hanya luka-luka, tapi cukup anak kami,” kata Endang kepada wartawan, Selasa (29/10).

Dia tak mau, ada ibu lain yang mengalami hal yang serupa, kehilangan anak yang sangat dicintai saat menempuh pendidikan..

“Saya mohon kepada mahasiswa yang lain bersuaralah dengan keras dan lantang asal jangan yang namanya anarkis," pungkasnya.

Sebanyak enam anggota polisi sudah diberi hukuman dalam kasus ini. Namun demikian, penyebab tewas mahasiswa di Kendari masih belum terungkap.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya