Berita

Gibran bersam Presiden Jokowi/Net

Politik

Gibran Ngebet Maju Pilwakot Solo, Pengamat: Kesannya 'Aji Mumpung'

SELASA, 29 OKTOBER 2019 | 21:15 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rencana majunya Putra sulung Presiden Joko Widodo Gibran Rakabuming Raka dalam kontestasi pilkada 2020 punya kelebihan dan kekurangan. Salah satu kelebihannya lantaran Gibran dikenal dan berstatus sebagai putra orang nomor satu di Indonesia.

Bisa dipastikan, Gibran yang akan maju sebagai calon walikota Solo sudah meraup modal sosial berupa popularitas di atas rata-rata.

Demikian yang disampaikan oleh Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL.


"Sebagai contoh, hasil survei Laboratorium Kebijakan Publik Universitas Slamet Riyadi (Unsri) Juli 2019 lalu menyebutkan popularitas Gibran mencapai angka 90 persen," jelasnya pada Selasa (29/10).

Selain lebih dikenal masyarakat, nilai lebih Gibran sudah menjalani pendidikan politik di dalam keluarganya. Apalagi Jokowi memiliki rekam jejak politik yang panjang.

"Rekam jejak tersebut paling tidak akan jadi landasan dan inspirasi bagaimana seorang Gibran harus melangkah. Jokowi dan orang di lingkarannya pun bisa menjadi mentor politik Gibran," terang Ali.

Meski demikian, Gibran memiliki kemelahan. Jika dia nekat maju merebut kursi Walikota Solo, maka  label 'Aji Mumpung' akan kuat. Mengingat Gibran adalah putra sulung orang nomor satu di Indonesia.

Ali menyebut, ngototnya pemilik usaha Markobar itu tidak menyalahi aturan. Namun demikian, jika dikaitkan dengan kepatutan sebagai seorang anak Presiden sangat kurang elok.

"Tuduhan kurang sedap bisa jadi merambahke Presiden Jokowi. Misalnya dinilai ingin melanggengkan politik kekerabatan," katanya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya