Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Tingkatkan Integrasi Layanan, Transjakarta Gandeng Empat Operator Bus Ibu Kota

SELASA, 29 OKTOBER 2019 | 08:34 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terus berupaya melakukan peningkatan pelayanan.

Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda kemarin, telah dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pengembangan Kerjasama Jasa Operator Bus Transjakarta oleh Direktur Utama PT Transjakarta, Agung Wicaksono bersama empat mitra Operator Bus Transjakarta, di Depo Utama PT Transjakarta, Jalan Mayjen Sutoyo, Jakarta Timur, Senin sore (28/10).

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan yang berkesempatan menyaksikan prosesi penandatangan MoU ini, mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan PT Transjakarta.


Menurut Anies, Transjakarta telah melakukan pengembangan program kerja sama transportasi terintegrasi dengan baik. Melalui berbagai kolaborasi, harapannya Transjakarta secara bertahap dapat terus mengembangkan angkutan massal berbasis jalan yang mampu menjangkau seluruh kawasan Ibukota.

"Hari ini kita menyaksikan satu babak baru, penandatanganan kerja sama dengan mitra-mitra. Kita semua menginginkan agar transportasi umum massal di Jakarta benar-benar bisa menjangkau seluruh wilayah, " ungkap Anies.

"Serta menjangkau lebih dari 95 persen penduduk Jakarta. Itu tidak bisa dikerjakan sendirian. Itu harus kita kerjakan bersama-sama. Kita lakukan kolaborasi. Dan sore ini salah satu babak penting kolaborasi telah dilaksanakan. Kita beri apresiasi untuk semua yang terlibat," sambung Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini.

Adapun Empat Operator Bus yang menjadi mitra atau Penyedia Jasa Layanan Angkutan Umum Bus Transjakarta dalam MoU tersebut, terdiri dari Operator Bus Sedang dan Bus Besar, yaitu:
1. Koperasi Angkutan Lintas Bis Madya, disingkat Koantas Bima;
2. Koperasi Pengemudi Angkutan Mikrobus DKI Jakarta, disingkat Kopami Jaya;
3. PT Bianglala Metropolitan;
4. PT Bayu Holong Persada.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya