Berita

Pembangkit listrik/Net

Nusantara

Target Tahun Depan, Sumsel 100 Persen Teraliri Listrik

SELASA, 29 OKTOBER 2019 | 00:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebanyak 27 desa di Sumatera Selatan (Sumsel) ditargetkan selesai dialiri listrik pada tahun 2019. Target itu harus dicapai oleh Perusahaan Listrik Negara atau PLN (Persero) agar dapat meningkatkan rasio elektrifikasi di daerah tersebut.

General Manager PT PLN Wilayah Sumsel, Jambi dan Bengkulu (S2JB) Daryono, mengatakan dari 27 desa tersebut terdapat 11 desa yang sudah dialiri listrik.

“Jadi ada 16 desa lagi yang akan menyusul teraliri listrik. Progresnya sudah jalan dan kami pastikan bisa selesai pada akhir Desember,” terang Daryono, melansir Antara, Senin (28/10).


Belasan desa yang akan berlistrik itu berada di sejumlah kabupaten, yakni Musi Banyuasin 7 desa, Banyuasin 6 desa, Ogan Ilir 1 desa dan Ogan Komering Ulu Selatan 2 desa.

Saat ini rasio elektrifikasi di Sumsel sudah mencapai 98 persen, sehingga penambahan jumlah desa berlistrik tahun ini sebetulnya tidak signifikan untuk mendongkrak rasio tersebut.

“Akan menambah sekian persen, rasio elektrifikasi tersebut bisa menjadi 100 persen pada tahun depan karena akan lebih banyak desa yang akan dialiri listrik,” kata Daryono.

PLN akan berupaya keras untuk mengaliri listrik lebih banyak lagi pada tahun depan. Sasarannya adalah desa-desa yang masih sulit terjangkau baik karena persoalan infrastruktur maupun kondisi geografis, seperti berada di wilayah perairan dan hutan lindung.

“Ada sekitar 30 desa lagi yang memiliki tantangan, baik karena berada di hutan lindung maupun di perairan. Targetnya tahun depan sehingga Sumsel bisa 100 persen berlistrik,” kata dia.

Perluasan jangkauan pelayanan listrik di wilayah kerja PT PLN S2JB sangat memungkinkan karena terus dilakukan penambahan pembangkit listrik baik yang dibangun PLN maupun pihak swasta.

Selain itu, sistem kelistrikan PLN di wilayah Sumatera sekarang ini telah interkoneksi dari Aceh hingga Lampung, jika terjadi kekurangan energi listrik di suatu provinsi akan disuplai dari provinsi yang memiliki kelebihan listrik.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya