Berita

Wali Nanggroe Aceh Teungku Malik Mahmud Al- Haytar dan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah/RMOL

Nusantara

Hari Sumpah Pemuda, Wali Nanggroe Aceh Ingatkan Soal Radikalisme

SENIN, 28 OKTOBER 2019 | 20:29 WIB | LAPORAN: AZHARI USMAN

Pada momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 91, Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud Al- Haytar memberikan pesan khusus bagi para pemuda Aceh. Salah satunya soal radikalisme.

"Soal radikalisme dan darurat narkoba ini menjadi pekerjaan kita semua. Jadi harapan kepada seluruh masyarakat Aceh, pemimpin, tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk sama-sama mencari jalan guna memangkas kedua masalah ini," kata Malik Mahmud Al-Haytar saat hadir memperingati Hari Sumpah Pemuda di Lapangan Blang Padang, Kota Banda Aceh, Senin (28/10).

Malik Mahmud menambahkan, untuk menangkal radikalisme, masyarakat Aceh tidak boleh lupa dengan tradisi, sejarah dan peranan Aceh dalam mengembangkan Islam di Aceh dan nusantara.


"Orang Aceh harus tahu itu semua, kita harus menjaga adat dan istiadat berbasis Islam Rahmatan Lilalamin. Karena dalam keadaan sekarang ini banyak pihak yang datang dari luar untuk mencoba mempengaruhi kita dengan islam yang ada pada mereka itu," paparnya.

Malik Mahmud meminta seluruh masyarakat Aceh untuk waspada terhadap berbagai ajakan dan paham-paham yang melenceng dari ajaran Islam. Sehingga bisa sejak dini mengetahui pemaparan radilisme di lingkungan masyarakat.

"Dalam hal ini saya percaya polisi di pusat dan di daerah bagaimana memangkas peredaran narkoba dan radikalisme. Ini yang sedang dilakukan sekarang ini," tegasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Nova setuju jika pornografi, narkoba, tererisme dan radikalisme semakin meresahkan dan hanya bisa diberantas secara bersama-sama.

Selain itu, Nova juga mengharapkan peran pemuda sebagai motor penggerak sosial, sementara untuk memperkuat perdamaian merupakan peran ulama dan masyarakat.

"Karena itu tidak salah jika suara pemuda kerap diasumsikan sebagai suara rakyat, sehingga ada pepatah mengatakan mengingkari peran pemuda dalam pembangunan, berarti mengingkari keberadaan negeri ini,” ungkap Nova.

Dalam konteks ke Acehan, menurut Nova, tampak banyak pemuda yang menciptakan sejarah. Bagaimana perjuangan para pahlawan bangsa, seperti Cut Nyak Dien, Teuku Umar, Cut Meutia, dan ribuan pahlawan Aceh lainnya yang memulai perjuangan mereka sejak usia muda.

“Semangat pahlawan bangsa itulah yang kita harapkan dapat dilanjutkan para pemuda Aceh saat ini. Tentu saja tidak lagi dalam konteks melawan penjajah, tetapi dalam konteks memerangi kebodohan, kemiskinan, pelanggaran hukum, radikalisme, serta berbagai prilaku yang tidaksesuai moral bangsa,” pungkas Ketua DPD Partai Demokrat Aceh itu.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya