Berita

Ilham Bintang/Istimewa

Publika

Berburu iPhone 11 Di Tokyo

SENIN, 28 OKTOBER 2019 | 12:30 WIB | OLEH: ILHAM BINTANG

DULU Tokyo Banana dan Abathing Ape (Bape) diburu pelancong di Tokyo. Jadi semacam primadona untuk omiyage (oleh-oleh). Tokyo Banana sejenis penganan khas Jepang. Sedangkan Abathing Ape atau Bape, merek streetwear produk Jepang yang sekarang populer di dunia.

Hari-hari ini, selain Tokyo Banana dan Bape, iPhone 11 juga menjadi primadonna baru di Jepang. Tidak hanya diburu turis, tetapi juga oleh warga Jepang sendiri.

Sejak diluncurkan di Jepang bulan lalu, hingga minggu lalu outlet Apple Shop di berbagai kota diwarnai antrean panjang untuk mendapatkan smartphone mutakhir itu. Pemandangan serupa itu yang tampak di Apple Shop di Omotesando, Tokyo. Antrean mengular hingga trotoar.


Kamis (24/10), kebetulan agenda Trip “Enjoy Tokyo Bareng Astra” (EBA) 23-26 Oktober yang diikuti 22 Pemimpin Redaksi Media Nasional, jalan-jalan di Omotesando. Wilayah ini termasuk  pusat perbelanjaan terbesar di Tokyo.

Outlet terbesar Bape dan Apple berada di sini. Dalam kesempatan itulah saya menyaksikan dengan mata kepala sendiri antrean untuk membeli iPhone 11.

Baru bulan lalu, Apple secara resmi meluncurkan trio iPhone 11: iPhone 11, iPhone 11 Pro, dan iPhone 11 Pro Max. Menurut data, Jepang termasuk dari 10 negara di dunia sebagai tempat peluncuran smartphone terbaru itu September lalu. Dan, dari 10 negara itu, harga yang termurah ada di Jepang.

Berikut datanya:
1. Jepang - Rp 13,9 juta
2. Amerika Serikat - Rp 14 juta
3. Kanada - Rp 14,6 juta
4. Hong Kong - Rp 15,4 juta
5. Taiwan - Rp 16,3 Juta
6. Australia - Rp 16,7 juta
7. Singapura - Rp 16,9 juta
8. Swiss - Rp 17 juta
9. Selandia Baru - Rp 17,3 juta
10. China - Rp 17,3 juta

Belum Dijual di Tanah Air

Di Indonesia lebih mahal lagi. Soalnya sampai hari ini belum dijual di outlet resmi. Hanya dijual melalui media online. Tapi beberapa peminat kecewa, setiap kali memesan melalui online dijawab sudah habis.

Kisah ini terkonfirmasi melalui putra saya Fikar Rizky Mohammad yang mengirimkan informasi soal Iphone 11 yang lebih murah di Jepang. Masuk akal jika antrean di Omotesando sampai mengular. Dua minggu lalu menurut cerita Mendy, pemandu Trip EBA, lebih parah lagi. Orang mengantre dari subuh.

Cerita itu makin menambah rasa penasaran. “Bedanya dengan Jakarta Rp 7-10 juta, Bang,” kata Kemal Gani, Pemred Majalah Swa.

Kami memang sepakat untuk membeli. Tapi, Kemal jua terkesan seperti menyerah ketika menghadapi antrean. Ketua Forum Pemred itu lebih dulu tiba di outlet Apple. Saya masih di outlet Bape, berjarak 500 meter.

Karena rasa penasaran, saya pun ikut antre. Dirut Metro TV Suryopratomo dan Budiman Tanuredjo dari Harian Kompas, melintas. Memergoki saya antre. “Lho, ada apa ini? Kok pakai antre segala?” godanya.

Antrean ini menyiksa. Perlu waktu satu jam, untuk bisa dilayani. Ada masalah, saya kebelet pipis. Maka saya minta Kemal untuk gantiin antre.

Toilet outlet ada di lantai bawah. Seorang pelayan outlet menyapa. Apa bisa dibantu?, tanyanya setelah keluar dari toilet. Saya mau beli Iphone 11, tapi saya batalkan karena tidak kuat mengantre, kata saya.

Ia kemudian mengajak saya ke atas, ke tempat penjual. Di luar dugaan, transaksi bisa dilakukan. Melanggar sendiri aturan yang mereka buat. Dari balik kaca jendela, saya kode Kemal supaya keluar dari antrean.

Singkat kata dua Iphone berpindah tangan. Satu buat saya, satu titipan Kemal. Transaksi cepat itu disaksikan Suryopratomo dan Budiman dari balik kaca.

“Kok, bisa?” tanya keduanya.

“Saya baca-bacain,“ saya jawab bergurau.

“Mulai hari ini toilet di outlet Apple tertutup buat orang Indonesia,“ Suryopratomo menimpali dengan canda lagi. Hahaha.

Tax Dikembalikan Langsung
Apa kelebihan Iphone 11 Pro Max selain harga lebih murah di Jepang?

Sebelum membaca kelebihannya, saya bahas dulu kekurangannya. Iphone 11 keluaran Jepang didesain khusus untuk mengadaptasi kultur mereka. Kameranya mengeluarkan bunyi klik cukup keras setiap kali memotret. Jepang tidak menghendaki pemotretan dilakukan secara diam-diam atau candid kamera.

Kelebihan lainnya, soal tax atau pajak. Turis  tidak bayar tax, 10 persen tax pembelian dipotong langsung. Pengembalian tax-nya tidak perlu dilakukan di bandara, seperti yang berlaku di banyak negara, termasuk Indonesia. Aturan ini mulai diberlakukan 1 Oktober.

Kemudian, ini beberapa kelebihannya. Dari segi kamera, iPhone 11 mendapatkan kamera utama baru, 12MP f/ 2.4 ultrawide. Beberapa orang lebih suka memiliki telefoto daripada ultrawide.

Apple iPhone 11 memiliki sertifikasi antipercikan air dan debu IP68. Artinya memiliki kemampuan bertahan sampai kedalaman 2 meter selama 30 menit. Sementara iPhone XR hanya mampu bertahan di kedalaman 1 meter selama 30 menit.

Daya tahan baterai lebih baik. Apple mengklaim daya tahan baterai 1 jam lebih lama dari iPhone XR, yang sudah dipuji karena daya tahannya.

Harga iPhone 11 sedikit lebih murah dari pendahulunya. Di Amerika Serikat, model dasar 64GB dihargai 699 dolar AS (setara Rp 9,9 juta). Lebih murah dari iPhone XR yang dilabeli 749 dolar AS (setara Rp 10,6 juta) tahun lalu.

Kelebihan lainnya, iPhone 11 hadir dalam berbagai varian warna. Yakni hitam, kuning, merah, putih, hijau dan ungu yang baru, meskipun warna biru hilang. Juga varian memori penyimpanan, dari 64 sampai 512 GB.

EBA 2019, merupakan trip kedua yang saya ikuti di era Prijono Sugiarto menjadi Presdir Astra Internasional. Pemred lainnya adalah Karni Ilyas, Suryopratomo, Primus Dorimulu, Arifin Asydhad, Rosiana Silalahi, Timbo Siahaan, Nezar Patria, Toriq Hadad, Arief Zulkifli, Herry Trianto, Uni Lubis, dan Muhammad Ihsan.

Selain itu juga ada Budiman Tanuredjo, Medyatama, Sapto, Metta Dharmasaputra, Djaka Susila, Ardian Taufik, Kemal Gani, Gendensius Suhardi. Trip ini dipimpin Chief Corporate Affairs Astra Pongky Pamungkas dengan staf Riza Deliansyah, Boy Kelana, dan Wisnoe.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya