Berita

Menteri BUMN, Erick Thohir/Net

Politik

Erick, Wishnu Dan Nadiem Harus Bisa Bedakan Bisnis Dengan Birokrasi Pemerintah

MINGGU, 27 OKTOBER 2019 | 12:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri-menteri di Kabinet Indonesia Maju seharusnya sudah bisa berkaselerasi menjalankan program strategis pemerintah sejak hari pertama menjabat.

Sayangnya, hal ini masih memerlukan waktu. Mulai waktu beradaptasi untuk mengejar dan menyesuaikan dengan birokrasi pemerintahan.

Pengamat Politik dari Universitas Indonesia (UI) Ade Reza Hariyadi melihat kehadiran sejumlah nama seperti Erick Tohir, Nadiem Makarim maupun Wishnutama merupakan figur baru dan zero experience dalam birokrasi pemerintahan.


Meski demikian Ade turut mengakui mereka semua adalah para profesional yang kompeten di bidangnya.

"Namun memimpin birokrasi punya logika yang berbeda dengan menjalankan perusahaan," ujar Ade saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (27/10).

Karena, lanjut Ade, birokrasi pemerintah terikat dengan aturan yang rigid, baku, menggunakan sumber daya publik, berorientasi pada kepentingan publik untuk mencapai visi negara.
 
"Sedangkan bisnis orientasinya keuntungan, sumber daya private yang digunakan, ruang inovasi yang luas serta menjalankan misi pemodal," jelasnya.

Oleh karena itu, sejumlah figur baru dengan latar belakang bisnis harus dapat menyesuaikan dengan cepat sebagai pimpinan birokrasi pemerintahan.

"Serta mentransformasikan pengalaman dan kompetensi mengakselerasi realisasi janji kampanye Jokowi, " pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya