Berita

Nadiem Makarim/Net

Politik

Pengamat: Beberapa Menteri Jokowi Latar Belakangnya Tak Mumpuni

KAMIS, 24 OKTOBER 2019 | 03:59 WIB | LAPORAN: AMAL TAUFIK

Sejumlah wajah baru turut menghiasi susunan Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Jokowi-Maruf.

Namun dari sederet nama, tak sedikit sosok para menteri tak ditempatkan sesuai dengan bidang keahliannya.

Menurut pengamat politik dari Universitas Negeri Jakarta, Ubedillah Badrun, setidaknya ada tiga kementerian paling menonjol dengan sosok tak sesuai bidang, yakni Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.


Diketahui, Menteri Agama diamanahkan pada Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, Menkominfo, Johny G. Plate, dan Mendikbud dijabat Nadiem Makarim yang tak lain adalah mantan CEO Go-Jek Indonesia.

"Menteri Agama mestinya mereka yang berasal dari NU (Nahdlatul Ulama) atau Muhammadiyah, bukan yang berlatar militer," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (23/10).

Begitu pula dengan Menkominfo. Sosok menteri ini seharusnya betul-betul memahami teknologi informasi dan komunikasi, bukan berlatar belakang pebisnis alat-alat perkebunan dan penerbangan, seperti Johnny Plate.

Pun demikian dengan Kemendikbud. Kementerian ini belakangan menjadi sorotan publik lantaran disi oleh sosok muda yang menggeluti ekonomi kreatif berbasis aplikasi digital ojek online.

"Mendikbud mestinya yang berlatar belakang bidang pendidikan dan kebudayaan. Bukan pebisnis digital," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya