Berita

Jokowi dan Prabowo/Net

Politik

KABINET KERJA II

Akhiri Polemik, Jokowi Tepat Rangkul Prabowo Masuk Kabinet

SELASA, 22 OKTOBER 2019 | 15:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Bergabungnya Partai Gerindra ke kabinet pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin mendapat sambutan positif dari relawan Jokowi. Hadirnya Gerindra di kabinet akan membawa perubahan yang lebih baik dan Indonesia akan lebih "santuy".

Dukungan itu datang dari Kopi Politik Syndicate (KPS). Seperti diungkapkan oleh Director Associate KPS, Todotua Pasaribu bahwa politik itu adalah seni dan yang terindah akan semerbak harumnya.

"Kita dukung langkah Jokowi dalam menyusun kabinet dan merangkul Partai Gerindra, agar Indonesia bisa lebih santuy," kata pria yang akrab disapa Todo ini, Selasa (22/10).


Apalagi, lanjut Todo, saat ini Indonesia butuh persatuan di tengah-tengah masyarakat, maka langkah yang tepat ketika semua bersatu tidak ada lagi rival dalam membangun bangsa.

"Indonesia butuh persatuan, kerendahan hati Prabowo siap membantu Jokowi juga harus diberi apresiasi karena ini untuk persatuan Indonesia dan menjaga Indonesia," tegas aktivis Universitas Trisakti ini.

Todo menambahkan langkah politik Jokowi juga harus didukung oleh semua pihak. Kecerdasan serta lapang dada yang luar biasa pada sosok Jokowi yang mau melibatkan lawannya untuk ikut bergabung bangun negeri.

"Marilah untuk sama-sama mengakhiri polemik bangsa ini dari sisi persatuan. Sudah saatnya bersama-sama membangun pemerintahan Jokowi demi kemakmuran bangsa dan negera. Mari kita bergandeng tangan untuk kesejahteraan rakyat," tutupnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya