Berita

Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto/Net

Politik

Tak Semua Politisi Nasdem Persoalkan Gabungnya Gerindra Ke Lingkaran Istana

SELASA, 22 OKTOBER 2019 | 00:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tak semua koalisi pemerintah mempersoalkan bergabungnya Partai Gerindra ke dalam lingkaran istana. Salah satu politisi yang menanggapinya santai adalah Ketua DPP Nasdem, Rachmat Gobel.

"Enggak ada masalah (Gerindra gabung)," ujar Rachmat Gobel di Lapangan Jantung Sehat, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/10).

Wakil Ketua DPR RI itu meyakini, Presiden Joko Widodo mempunyai pertimbangan matang dalam menerima Gerindra untuk bergabung.


"Dia ingin mengajak semua orang bergabung bagaimana kita membangun Indonesia ini. Cukup itu saja," ungkapnya sambil berlalu dari wartawan.

Sikap ini pun seakan kontras dengan pernyataan Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh yang mengungkapkan kemungkinan menjadi partai oposisi pemerintah meski tak secara gamblang menyinggung bergabungnya Gerindra.

Hal itu disampaikan Surya Paloh saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden di Kompleks Parlemen, Minggu lalu (20/10).

"Kalau tidak ada yang oposisi, Nasdem saja yang jadi oposisi," kata Surya Paloh.

Sontak pernyataan tersebut menuai beragam respons, termasuk Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Politisi PDIP, Masinton Pasaribu berharap konsistensi Nasdem sebagai pendukung pemerintah tetap terjaga.

“Saya berharap semua koalisi partai politik pendukung pasangan Jokowi dan Maruf Amin dalam pilpres 2019 yang lalu tetap berada dalam barisan koalisi pendukung pemerintahan baru,” singkat Masinton kepada Kantor Berita Politik RMOL.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya