Berita

Ketua DPD RI AA Lanyalla Mahmud Mattalitti/RMOL

Politik

DPD RI Siap Wujudkan Indonesia Sentris Bersama Presiden Jokowi

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 | 10:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua DPD RI AA Lanyalla Mahmud Mattalitti mengatakan DPD siap bersinergi dengan pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin untuk lima tahun ke depan.

Sebanyak 136 senator dari seluruh Indonesia telah sepakat untuk mengawal konsep Indonesia Sentris yang digaungkan Presiden Jokowi.

"Kami akan mengawal semua program Pak Jokowi. Kami semua, anggota DPD sudah sepakat mensinergikan program DPD dengan Indonesia Sentris, program Pak Jokowi. Jadi ini benar-benar kami akan kawal," ujar La Nyalla sapaan akrabnya saat menerima redaksi di ruang kerjanya, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/10).


Orientasi Presiden Jokowi, kata La Nyalla, membangun Indonesia secara menyeluruh dari Sabang hingga Merauke dengan memiliki tujuan mendorong kesejahteraan umum sesuai cita-cita founding fathers, yaitu negara maju dan berdaulat dalam bingkai NKRI dan Pancasila.

Karena itu, mantan Ketua PSSI ini berharap agar semua komponen bangsa bisa bersinergi dan bahu-membahu mewujudkan program-program Indonesia Sentris.

DPD juga akan menguatkan sinergi dengan pemerintahan daerah baik tingkat kabupaten, kota maupun provinsi.

"Karena bagaimana pun juga, mulai dari bawah Bupati, Walikota, Gubernur, itu harus kerja sama. Bukan seperti mencari kesahalan-kesalahan, tapi kita bantu, agar pembangunan di daerah semakin cepat," ucap La Nyalla.

Joko Widodo dan Maruf Amin akan dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 pada 20 Oktober 2019. Pelantikan akan berlangsung dalam sidang umum MPR yang beranggotakan DPR dan DPD.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya