Berita

Presiden Joko Widodo dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko/Net

Politik

Jokowi Puyeng Hadapi Orang Banyak Saat Susun Kabinet

RABU, 16 OKTOBER 2019 | 19:20 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Koalisi gemuk ternyata menyulitkan Joko Widodo sebagai presiden terpilih dalam menyusun menteri dalam Kabinet Kerja jilid II.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko bahkan tidak menyanggah saat Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid menyebut Jokowi sedang puyeng menghadapi koalisinya.

"Ya pasti lah, menghadapi orang banyak puyeng. Biasa itu," kata mantan panglima TNI itu di Kantor Staf Presiden (KSP), Jakarta, Rabu (16/10).


Meski demikian, Moeldoko enggan mengurai lebih lanjut maksud dari pernyataannya itu.

Sebanyak sembilan partai mengusung pasangan Joko Widodo-Maruf Amin pada Pilpres 2019 lalu. Sebanyak lima partai masuk parlemen, di antaranya, PDI Perjuangan, Golkar, Nasdem, PKB, dan PPP. Sementara empat partai gagal lampaui parlementary threshold, yaitu Partai Hanura, PSI, Perindo, PKPI, serta PBB.

Secara matematika, koalisi Jokowi-Maruf sudah cukup kuat di parlemen. Namun demikian, dua partai dari luar koalisi tengah mencoba merapat di injury time. Keduanya adalah Partai Gerindra dan Partai Demokrat.

Di satu sisi, Jokowi mengklaim telah selesai menyusun Kabinet Kerja Jilid II. Dalam susunan itu, ada orang lama yang dipertahankan dan banyak orang baru yang masuk.

"Yang lama ada. Yang baru banyak," kata Jokowi.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya