Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Narada Ajak Kaum Ibu Melek Dunia Investasi

RABU, 16 OKTOBER 2019 | 15:49 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kaum ibu-ibu penting memiliki literasi keuangan dan investasi yang memadai. Sebab, mereka adalah pemegang peranan penting dalam keluarga dan lingkungan.

Atas alasan itu, Presiden Komisaris Narada Aset Manajemen, Made Adi Wibawa meminta jajarannya untuk mengajak kaum ibu-ibu agar melek investasi.

Narada juga mulai melakukan sejumlah kegiatan yang mengajak ibu-ibu untuk lebih memahami mengenai dunia investasi, khususnya di pasar keuangan.


Salah satunya melalui peluncuran Milenesia Cash Fund, sebuah produk reksadana pasar uang yang merupakan salah satu instrumen dari Narada Aset Manejemen. Produk ini diharapkan bisa meningkatkan partisipasi dari kelompok perempuan.

“Selain itu ada juga kegiatan literasi keuangan bekerjasama dengan kelompok PKK di Jakarta Selatan,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (16/10).

Baginya, investasi memang harus terus dikumandangkan ke masyarakat oleh aset management bersama-sama, sehingga makin banyak yang berinvestasi.

Narada turut berkampanye melalui media sosial untuk mengubah persepsi yang mengatakan investasi reksadana hanya milik kaum berduit saja, padahal saat ini investasi Reksadana sudah bisa dimiliki hanya dengan uang Rp 10 ribu saja.

“Dengan dimulai hanya Rp 10 ribu saja, maka akan semakin banyak orang tertarik untuk  berinvestasi di reksadana,” pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya