Berita

mantan Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma

Dunia

Tolak Tudingan Korupsi, Eks Presiden Afrika Selatan Ajukan Banding

SELASA, 15 OKTOBER 2019 | 21:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Keputusan pengadilan tinggi membuat mantan Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma geram. Dia pun mengajukan banding atas putusan yang menyebut dirinya melakukan penipuan terkait kesepakatan senjata.

"Zuma memilih untuk menggunakan secara penuh hak konstitusionalnya, yang mencakup hak untuk mengajukan banding keputusan ini," ujar pengacara Zuma seperti yang dimuat Reuters.

Zuma yang menjabat sebagai Presiden Afrika Selatan dari 2009 hingga 2018 sendiri dituntut atas dugaan penipuan, pemerasan, dan pencucian uang terkait dengan kesepakatan untuk membeli perangkat keras militer dari Eropa untuk pasukan bersenjata Afrika Selatan pada 1990-an .


Total pembelian ini senilai 2 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 28 triliun (kurs: Rp 14.147/dolar AS).

Pada Jumat lalu (11/10), Pengadilan Tinggi Pietermaritzburg menolak permohonan yang diajukan oleh Zuma dan rekannya, perusahaan senjata Perancis, Thales.

Sementara itu, untuk mengajukan banding, Zuma harus menunggu 15 hari setelah keputusan itu atau 26 Oktober mendatang.

Di sisi lain, Jaksa Penuntut Umum Billy Downer bermaksud untuk menentang banding yang akan diajukan Zuma. Alhasil, persidangan kasus ini kemungkinan akan ditunda hingga 2020.

Menurut pengacara dan jaksa penuntut, persidangan untuk Zuma secara sementara ditetapkan pada 4 Februari 2020.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya