Berita

Kerusuhan di Ekuador/Net

Dunia

Dituduh Makar, Pejabat Ekuador Dapat Perlindungan Kedubes Meksiko

SELASA, 15 OKTOBER 2019 | 10:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kedutaan Besar Meksiko di Quito telah menawarkan perlindungan kepada enam orang pejabat Ekuador. Demikian pernyataan yang diungkapkan Kementerian Luar Negeri Meksiko, Senin (14/10).

Dimuat Reuters, Kedutaan Meksiko telah menawarkan perlindungan kepada Gabriela Rivadeneira, legislator yang dikenal sebagai pendukung mantan Presiden Ekuador Rafael Correa, beserta pasangan dan beberapa rekannya yang lain pada Sabtu lalu (12/10).

Rivadeneira memang harus mencari perlindungan usai dituding telah meningkatkan keresahan di masyarakat Ekuador. Dia pun dianggap bertanggung jawab atas unjuk rasa terburuk yang pernah dialami Ekuador dalam beberapa dekade terakhir.


Presiden Lenin Moreno bahkan menganggap unjuk rasa tersebut sebagai sebuah upaya kudeta terhadap dirinya.

Dilansir dari BBC, Rivadeneira mengaku telah mendapatkan beberapa kali ancaman yang tidak hanya ditujukan kepada dirinya namun juga keluarganya dalam beberapa hari terakhir.

"Secara pribadi, saya telah mengalami tindak lanjut peradilan dalam beberapa hari terakhir, dengan agen DGI (Direktorat Jenderal Intelijen), mobil polisi, militer di rumah saya, di kantor saya," ujar Presiden Majelis Nasional Ekuador periode 2013-2017 itu, Minggu (13/10).

"Jika pada kesempatan ini saya harus menggunakan hak perlindungan, itu untuk kepentingan keamanan saya dan keluarga saya," tambahnya.

Sementara itu, pada Senin kemarin (14/10), Moreno telah membatalkan undang-undang untuk memotong subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang menjadi pemicu unjuk rasa.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya