Berita

Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Diingatkan Hasto, PDIP Solid Bawa Jokowi Dari Solo Hingga Jadi Presiden

SENIN, 14 OKTOBER 2019 | 14:23 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Perjuangan PDIP dalam mengusung Joko Widodo tidak ujug-ujug diberikan saat Pilpres 2019, melainkan sudah dimulai sejak Pilkada Solo. PDIP menjadi kendaraan bagi Jokowi melaju sebagai walikota Solo di periode pertama.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto juga mengingatkan bahwa PDIP juga yang memfasilitasi Jokowi dari Solo hingga ke Jakarta dan akhirnya menjadi kendaraan yang membawanya terpilih sebagai presiden untuk dua kali berturut-turut.

“Sejak dari Solo ke Jakarta hingga menjadi presiden RI, PDI Perjuangan bersama rakyat kokoh kawal Presiden Jokowi,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (14/10).


PDI Perjuangan, sambung Hasto, juga terbukti secara konsisten dan kokoh memberikan dukungan signifikan bagi kemenangan presiden terpilih Jokowi dan wapres terpilih KH Maruf Amin.

Menurut Hasto, hasil pileg yang diraih PDIP menunjukkan konsistensi dukungan itu.Basis PDIP secara signifikan dan konsisten memberikan kemenangan satu nafas antara pilleg dan pilpres.

“Kabupaten/kota yang kepala daerahnya dipimpin oleh PDI Perjuangan membuktikan bahwa 105 bupati dan wali kota kami rata-rata memberikan dukungan kemenangan sebesar 69,1 persen,” tegasnya.

Sementara dari segi suara pemilih, pilpres di 15 provinsi yang menjadi basis PDI Perjuangan menyumbang suara total 31 juta lebih tinggi daripada suara oponen.

“Atas dasar hal tersebut, maka modal dukungan rakyat dan didukung oleh keberhasilan konsolidasi politik di DPR dan MPR, maka pemerintahan ke depan akan jauh lebih solid dan lebih efektif.

Soliditas itu memungkinkan Presiden Jokowi mampu merespons dengan baik berbagai tantangan perekonomian nasional dan global.

“Konsolidasi politik, hukum, pemerintahan, dan kemampuan melevarage dukungan kekuatan politik riil di DPR dengan seluruh basis dukungan politik partai di tengah rakyat menjadi modal utama stabilitas dan gerak cepat pembangunan sebagaimana menjadi visi dan misi Presiden dan wakil presiden terpilih,” tegasnya.

Dengan respons positif pasar atas konsolidasi ideologi, politik, hukum, dan pemerintahan tersebut, lanjut Hasto, maka kabinet ke depan harus ditempatkan dalam desain yang sama, yaitu solid bergerak bagi kemajuan Indonesia Raya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya