Berita

Presiden Jokowi dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto/Net

Politik

Prabowo Jadi Oposisi Saja, Bisa Ingatkan Jokowi Jika Salah Jalan

SABTU, 12 OKTOBER 2019 | 23:04 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Manuver yang dilakukan Partai Gerindra bisa membuat pendukung partai berlambang kepala burung garuda itu kecewa. Pasalnya, mayoritas pemilih Gerindra dan Prabowo Subianto di Pemilu 2019 lalu adalah pihak-pihak yang tidak ingin Joko Widodo kembali memimpin.

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin masih berharap Gerindra menjadi oposisi, sesuai dengan keinginan para pendukung.

Menurutnya, posisi sebagai oposisi tidak hina. Sebaliknya, justru terhormat dan bisa memiliki peran sebagai kontrol penguasa.


"Harusnya Gerindra jadi oposisi saja. Menjadi oposisi bisa lebih terhormat karena bisa mengingatkan pemerintah ketika pemerintah salah jalan dan salah arah." katanya dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (12/10).

Ujang mengingatkan bahwa negara butuh oposisi yang kuat dan tangguh. Sehingga bisa mengawasi jalannya roda pemerintahan. Jika Gerindra yang diharapkan publik menjadi oposisi berubah haluan, maka kontrol terhadap kinerja Jokowi-Maruf lemah dan kekuasaan bisa cenderung disalahgunakan.

"Kata Lord Acton, power tends to corrupt. Kekuasaan itu akan cenderung korup atau disalahgunakan. But absolute power, corrupt absolutely. Dan kekuasaan yang absolut kecenderungan penyalahgunaannya pun akan mutlak," tekannya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya