Berita

Kondisi Wiranto saat dirawat di RSUD Pandeglang Banten/Istimewa

Nusantara

Separah Apa Luka Tusuk Wiranto? Begini Penjelasan Dokter

KAMIS, 10 OKTOBER 2019 | 18:36 WIB | LAPORAN: ICHSAN YUNIARTO

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto ditusuk oleh seseorang saat berada di Pandeglang, Banten.

Direktur Utama RSUD Pandeglang Berkah Firmansyah mengatakan jika tusukan yang dialami Wiranto mengenai lapisan peritoneum. Lalu separah apa luka Wiranto?

Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Dokter Nazar mengatakan, peritoneum merupakan selaput tipis yang menyelimuti rongga perut keseluruhan.


"Gak papa itu, dinding perutlah, kan enggak mengenai ususnya," ujar Nazar kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (10/10).

Nazar menambahkan, selama tusukannya tidak dalam dan mengenai usus, pasien  masih aman lantaran tidak ada gangguan di usus.

Lebih lanjut Nazar menuturkan, potensi pendarahan tetap ada ketika lapisan peritoneum tertusuk benda tajam.

"Ya dinding perut kena pasti ada pendarahan," tegasnya.

Dia mengibaratkan sebuah karung beras yang tersayat pisau. Ketika karungnya robek, berasnya tercurah keluar.

"Kan itu posisinya berasnya gak rusak. Sama ketika dinding perutnya sobek, pasti keluar darah," lanjutnya.

Untuk mengobati luka tusuk seperti itu, lanjut Nazar, tindakan medis yang harus dilakukan dengan menjahit luka robek tersebut.

"Ya dijahit, kalau sudah diyakini yang terkena hanya sebatas peritoneum. Pasien tetap dibius. Kalau tidak dibius jerit-jerit itu," tutupnya.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya