Berita

Tigor Guna Haposan Sinaga/Net

Politik

Kritisi Sampul, GO Indonesia: Tempo Bukan Tempe

KAMIS, 10 OKTOBER 2019 | 12:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sampul Majalah Tempo dalam salah edisi 6-12 September 2019 menggemparkan publik. Dalam sampul tersebut tampak gambar wajah Presiden Joko Widodo dengan bayangan hidung memanjang, layaknya tokoh kartun Pinokio.

Pro kontra pun dengan cepat mencuat. Sebagian publik menyatakan bahwa sampul tersebut bukanlah sesuatu yang elok, sebagian lainnya mengganggap itu adalah hal yang biasa.

Tak hanya itu, Majalah Tempo kembali menuai kontroversi pada edisi 7-13  Oktober 2019. Dalam sampul tersebut, tampak kartun sosok Presiden Joko Widodo yang ditampilkan seperti orang yang sedang kebingungan mengambil keputusan soal Perppu KPK dengan menghitung kancing baju.


Pakar politik dari Generasi Optimis (GO) Indonesia, Tigor Guna Haposan Sinaga menjadi bagian dari kelompok pertama. Dia menuding Tempo telah menghina simbol negara dengan menampilkan gambar Presiden Jokowi melalui cara yang dinilai tidak pantas.

"Tempo itu bukan majalah kelas tempe. Yang bisa dibayar oleh pihak tertentu untuk menyudutkan Pemerintah," kata Tigor melalui keterangan tertulisnya, Kamis (10/10).

Meski begitu, Tigor menyatakan pihaknya menghormati kebebasan pers dan menghargai hak pers untuk mengkritik.

"Tapi juga mengingatkan agar kode etik jurnalistik tidak ditinggalkan. Bahwa Tempo sudah mengabaikan etika dan estetika jurnalistik dalam cover edisi 7 Oktober 2019," tegasnya.

Lolosnya sampul edisi tersebut hingga naik cetak, Tigor menyebut Tempo seperti meludahi mukanya sendiri. Sekaligus membenamkan dirinya ke dalam kubangan.

Sebelumnya protes keras pun muncul dari Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin. Ngabalin mengatakan sampul nyeleneh tersebut telah mencederai nama besar presiden.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya