Berita

Gibran Rakabuming Raka bersama sang ayah Joko Widodo/Net

Politik

PILKADA SOLO

Jokowi Harus Cegah Putranya Nyalon Walikota, Paling Tidak Sampai Selesai Menjabat Presiden

SELASA, 08 OKTOBER 2019 | 11:59 WIB | LAPORAN: AMAL TAUFIK

Presiden Joko Widodo disarankan mencegah putranya Gibran Rakabuming Raka yang berencana maju sebagai bakal calon walikota pada Pilkada Kota Solo 2020.

Pengamat politik Ray Rangkuti mengatakan, jika Gibran benar-benar maju dalam ajang perebutan kursi walikota Solo, hal ini bisa membuyarkan citra Jokowi sebagai politisi yang jauh dari nepotisme.

"Beliau harus mencegah supaya anaknya nggak terlibat, setidaknya sampai beliau selesai menjabat sebagai presiden," ujar Ray kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (8/10).


Menurut aktivis '98 yang juga pendiri Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) ini, jika hal tersebut terjadi, maka ini kali pertama dalam sejarah Indonesia ada anak presiden yang mencalonkan pada jabatan eksekutif.

Gibran Rakabuming Raka resmi bergabung dengan PDI Perjuangan pada September lalu. Gibran mendaftar sebagai kader melalui ranting Manahan bagian dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) Banjarsari, Surakarta.

Gibran menegaskan akan terjun ke dunia politik dan siap meninggalkan bisnis kulinernya untuk fokus menatap Pilkada Solo tahun depan. Dia akan menyerahkan bisnis kuliner yang digelutinya selama ini kepada sang adik, Kaesang Pangarep.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya