Berita

Mardani Ali Sera/Net

Politik

PKS Tidak Mengenal Buzzer Berbayar, Tapi Ada Pasukan Redi

SELASA, 08 OKTOBER 2019 | 02:24 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemberitaan mengenai pendengung atau buzzer memang tengah ramai di publik. Hal ini seiring sebaran informasi bohong yang masih terus disemburkan buzzer pasca Pilpres 2019.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera memastikan partainya tidak ikut-ikutan menggunakan jasa buzzer media sosial. PKS, sambungnya, hanya mengandalkan jejaring kader yang saling terikat.

Para kader juga bergerak dengan sokongan dana dari mereka sendiri dan tidak dari dana-dana lain.  


“Di PKS, kami tidak mengenal buzzer, apalagi yang berbayar. Di PKS mengoptimalkan jejaring kader, yang disebut Relawan Digital, Redi. Paket data mereka dari kantong-kantong mereka sendiri,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi, Senin (7/10).

Redi PKS, lanjutnya, juga memiliki latar yang mumpuni. Mereka umumnya telah menempuh jenjang pendidikan yang disebut sekolah digital. Jenjang itu ada di tingkat DPP, DPW sampai DPD bahkan DPC.

“Mempelajari UU ITE, produksi konten positif, humas produktif dan lain-lain,” terangnya.

Mardani memastikan Redi PKS bekerja secara organik dan terstruktur mengikuti komando di tingkat pusat. Sementara isu utama yang dimunculkan dalam kanal sosmed Redi PKS adalah marketing partai. Mulai dari kinerja anggota dewan dan kepala daerah, hingga kontra demarketing atau melawan hoax. Termasuk, isu-isu keumatan, dakwah, dan isu sosial.

“Jumlah kader dan simpatisan aktif sekitar 2 juta orang, 10 persennya bermain sosial media berbagai kanal, kami ingin mewarnai socmed dengan kebaikan-kebaikan, moto kami ayo posting positif,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya