Berita

Dua anak Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep/Net

Politik

Anak Jokowi Digadang Maju Pilkada, Jubir Prabowo Singgung Dinasti Rente

SELASA, 08 OKTOBER 2019 | 01:19 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Lingkaran keluarga Presiden Joko Widodo tampaknya mulai tergiur untuk masuk ke dunia politik. Pilkada 2020 disebut-sebut menjadi pintu masuk bagi putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan sang menantu, Bobby Nasution.

Gibran dikabarkan tengah melakukan penjajakan dengan PDI Perjuangan. Kabar berhembus menyebut pengusaha kuliner itu mengincar posisi yang pernah diduduki ayahnya, yaitu jadi walikota Solo.

Sementara Bobby digadang-gadang bakal maju di Pilkada Kota Medan.


Rumor ini turut menyita perhatian Jurubicara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak. Mantan koordinator jurubicara Prabowo-Sandi itu kemudian menyinggung mengenai dinasti rente.

Dia menguraikan bahwa dinasti politik yang harus dilawan di negeri ini adalah dinasti rente. Dinasti ini terjun ke dunia politik hanya bermodal hubungan darah dengan penguasa dan tujuan politiknya sekadar berburu rente.

“Jadi tak masalah Gibran, Bobby Nasution dan lain-lain maju di pilkada selama memiliki kapasistas dan integritas,” ujarnya dalam akun Twitter pribadi, Senin (7/10).

Dahnil kemudian menguraikan bahwa dirinya pernah menuangkan perspektif mengenai gaya politik tersebut dalam dalam sebuah buku berjudul “Dinasti Rente”.

Dalam buku itu, mantan ketua umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah itu menggambarkan bahwa dinasti rente sangat berbahaya.

“Namun, ketika tradisi politik altruistik yang diturunkan kepada keluarga yang memiliki kapasitas dan integritas agaknya adalah kebaikan,” urainya.

“Jadi, saran saya selama memiliki kapasitas dan integritas, dan yakin majunya Gibran Rakabuming dan Bobby Nasution di pilkada sebagai panggilan meneruskan tradisi pengabdian atau watak politik altruistik, bukan manifestasi dinasti rente. Maju terus bro. Don't worry,” tutup Dahnil.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya