Berita

Pemuda Moeslim Jayakarta (PMJ) menggelar acara bershalawat dan ngaji bareng/RMOL

Politik

Pemuda Moeslim Jayakarta Gelar Shalawat Dan Ngaji Sebagai Rasa Syukur Terpilihnya Firli Cs

SENIN, 07 OKTOBER 2019 | 20:52 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Massa yang menamakan diri Pemuda Moeslim Jayakarta (PMJ) menggelar acara bershalawat dan ngaji bareng di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kegiatan ini adalah sebagai ungkapan rasa syukur atas terpilihnya pimpinan KPK baru Firly Cs dan berdoa untuk keharmonisan internal KPK.

"Melalui lantunan shalawat, ngaji Yasin dan Tahlilan bareng ini diharapkan suasana di KPK dan para pegawainya bisa diberikan keteduhan, ketentraman, nyaman, damai dan kondusif. Siapapun yang terpilih sebagai Ketua KPK, semua pihak harus legowo dan tetap di syukuri serta ambil segi manfaatnya," kata Ketua PMJ Muhamad Reza di depan Gedung KPK Jakarta, Senin (7/9).


"Dan yang ganggu Firly Cs, semoga insyaf, setan-setan yang ada di KPK pun lenyap," imbuhnya.

Reza meyakini publik tanah air bisa legowo dan menaruh kepercayaannya kepada kelima pimpinan KPK yang telah terpilih melalui proses sangat panjang itu. Serta segera dilantiknya 5 Pimpinan terpilih yang telah ditetapkan DPR RI untuk priode 2019-2023.

Kelima pimpinan yang baru tersebut sudah dipilih oleh Komisi III DPR RI dan sudah ditetapkan sebagai pimpinan terpilih. Antara lain, Firli Bahuri, Alexander Marwata, Nawawi Pomolanggo, Nurul Ghufron dan Lili Pintauli Siregar.

"Kita support misinya dalam upaya pemberantasan korupsi dan menyelamatkan uang rakyat. Lantik segera kelima Komisioner KPK yang baru, sebab Agus cs sudah pamitan mundur. Janganlah jilad ludah sendiri, sudah mundur kok masih ada di KPK," ujarnya.

Pihaknya juga menyuarakan tuntutan agar tidak ada pihak yang mencoba-coba menekan Presiden Joko Widodo untuk mengeluarkan Peraturan Penganti Undang-Undang (Perppu).

Pasalnya, mereka menilai di internal sudah terjadi permainan politik praktis. Dan diyakininya gerakan mendorong penerbitan Perppu KPK sudah layu sebelum berkembang, buktinya aksi demo diberbagai daerah sudah mulai surut.

"Mari menghormati apapun hasil keputusan Presiden selaku pemegang otoritas tertinggi di negara ini dan jangan main ancam mengancam," terang Reza.

Lebih jauh, Reza mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kondusifitas suasana jelang pelantikan Presiden yang tinggal menghitung hari ini. Waspadai kelompok penumpang gelap yang ingin membonceng isu lain dengan memanfaatkan aksi-aksi mahasiswa.

"Mari sukseskan pelantikan Presiden dan Pemuda Moeslim Jayakarta ajak masyarakat jaga situasi tetap kondusif, jaga persatuan, lawan provokator yang tak ingin Indonesia damai. Kami juga mendukung pihak Kepolisian agar segera menangkap dalang kerusuhan dan kami siap melawan berita hoaks sumber provokator isu SARA pemecah belah bangsa," pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

UPDATE

OTT Tak Berarti Apa-apa Jika KPK Tak Bernyali Usut Jokowi

Minggu, 08 Februari 2026 | 06:17

Efektivitas Kredit Usaha Rakyat

Minggu, 08 Februari 2026 | 06:00

Jokowi Tak Pernah Berniat Mengabdi untuk Bangsa dan Negara

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:51

Integrasi Transportasi Dikebut Menuju Jakarta Bebas Macet

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:25

Lebih Dekat pada Dugaan Palsu daripada Asli

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:18

PSI Diperkirakan Bertahan Jadi Partai Gurem

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:10

Dari Wakil Tuhan ke Tikus Got Gorong-gorong

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:24

Pertemuan Kapolri dan Presiden Tak Bahas Reshuffle

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:21

Amien Rais Tantang Prabowo Copot Kapolri Listyo

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:10

PDIP Rawat Warisan Ideologis Fatmawati

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:07

Selengkapnya