Berita

Uu Ruzhanul Ulum/Net

Nusantara

Target 6.000, Pemprov Jabar Sudah Cetak 1.300 Tahfidz Quran

SENIN, 07 OKTOBER 2019 | 06:14 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Program Satu Desa Satu Hafidz (Sadesha) yang diluncurkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memperlihatkan perkembangan yang signifikan. Saat ini tercatat sudah ada 1.300 Tahfidz Quran di Jawa Barat.

Begitu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri Wisuda Hafidz dan Binnadhar V 2019 Ponpes Miftahul Quran di Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (6/10).

"Yang tercatat kami baru ada 1.300 Tahfidz, kebutuhan kami 6.000. Kami akan terus perbanyak agar target terpenuhi. Insyaallah tahun 2020 dengan anggaran baru akan lebih memudahkan," ucap Uu.


Dilansir dari Kantor Berita RMOLJabar, Wagub Uu mengatakan, nantinya 1.300 Tahfidz tersebut akan disebar ke desa-desa di Jabar untuk membimbing dan melatih masyarakat, termasuk 32 hafidz dari Ponpes Miftahul Quran.

"Yang diwisuda ini akan kami rekrut untuk diperbantukan, disebar ke desa lain di Jabar. Untuk melatih dan membimbing masyarakat lainnya agar lebih banyak yang tahfidz lagi sehingga merata," ungkapnya.

Ponpes Miftahul Quran, kata Uu, sudah membantu Pemdaprov Jabar mewujudkan visi Jabar Juara Lahir Batin. Dia pun mengatakan, dengan konsep Pentahelix, pihaknya terus berkolaborasi guna mengakselerasi pembangunan di segala sektor.

"Pesantren ini sudah mewujudkan program Satu Desa Satu Hafidz, karena kami juga punya keterbatasan karena itu saya ucapkan terima kasih telah meringankan program kami dalam mengakselerasi visi misi," katanya.

Uu menjelaskan, pihaknya saat ini fokus pembangunan yang bersifat batiniah. Hal itu terlihat dari sejumlah program, seperti English for Ulama, Subuh Keliling, Magrib Mengaji, dan Kredit Mesra. Tujuannya supaya masyarakat Jabar memiliki akidah yang kuat, dan amaliah ahlusunah waljamaan.

"Kami tak ingin juara dalam hal pembangunan yang sifatnya fisik saja tapi juga spiritualitasnya. Juara batin adalah masyarakat Jabar yang kuat akidahnya, syariah, amaliah ahlusunah waljamaah dan kuat harkatnya," tandasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya