Berita

Warga Lampura/RMOL Lampung

Hukum

Bupati Lampura Kena OTT, Warga Berapi-Api Teriak “Lanjutkan”

SENIN, 07 OKTOBER 2019 | 03:41 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) pada Minggu (6/10).

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif membeberkan bahwa seorang bupati telah dicokok bersama dua kepala dinas dan satu orang dari pihak swasta.

Sebuah mobil Mitsubishi Pajero Sport turut disegel dari rumah dinas Bupati Lampura. Uniknya, saat penyegelan itu sejumlah warga berdatangan.


Di antara mereka bahkan ada yang sempat berorasi dengan berapi-api saat operasi KPK berlangsung.

Sebagaimana diberitakan RMOL Lampung, seorang warga yang akrab dipanggil Puan berteriak-teriak meminta agar KPK mengusut segala kasus yang dihadapi Bupati Lampura Agung Ilmu Mangkunegara.

Dia turut mengungkit Alokasi Dana Desa (ADD) untuk diperiksa karena banyak yang diduga fiktif.

"Harapan kita, semua dana kontraktor dan ADD diperiksa habis, banyak yang fiktif, semua kepada desa ditekan untuk membuat SPJ yang tidak jelas," kata pria berpeci hitam dan berkaos warna hijau itu.

Sementara warga lainnya yang berkumpul di depan rumah dinas Bupati Lampura turut bersorak. Senada dengan Puan, mereka mendukung KPK mengusut tuntas kasus dugaan korupsi Agung.

"Lanjutkan, lanjutkan!” teriak warga sembari berapi-api dan memberikan jalan kepada kendaraan-kendaraan KPK yang keluar dari rumah dinas bupati.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya