Berita

Bendera Gerindra/Net

Politik

Usai Ngalah Di MPR, Minimal Gerindra Dapat Satu Menteri

SABTU, 05 OKTOBER 2019 | 04:17 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Peluang Partai Gerindra untuk menjadi bagian dari koalisi pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin di periode lima tahun mendatang semakin terbuka lebar.

Hal itu seiring sikap Fraksi Partai Gerindra yang mengalah saat pemilihan ketua MPR. Gerindra menyatakan dukungan kepada Bambang Soesatyo setelah sebelumnya menjadi satu-satunya fraksi yang ngotot mengusung utusan mereka, Ahmad Muzani sebagai ketua MPR.

Pakar komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menilai ada kesepakatan lain di balik sikap legowo Gerindra menyerahkan pucuk pimpinan MPR kepada koalisi pendukung Jokowi-Maruf.


Berdasarkan analisanya, kesepakatan itu besar kemungkinan adalah masuknya Gerindra dalam barisan koalisi pemerintah.

Pasalnya, saat menyampaikan dukungan pada Bamsoet, Ketua Fraksi Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria turut menyinggung nama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Riza menyebut keputusan itu hasil konsultasi dengan Megawati dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

“Jadi semakin terbuka lebar bagi Gerinda bagian dari koalisi pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin lima tahun ke depan, bersama-sama dengan sejumlah partai pengusung, utamanya PDIP, Golkar,  PKB dan PPP,” terangnya.

Emrus bahkan memprediksi, Gerindra akan mendapat jatah dua menteri. Kementerian yang diberikan juga akan  linear dengan visi, misi dan program kampanye ketika Pilpres 2019.

“Bisa saja beberapa kader Gerindra, dua atau paling tidak satu orang jadi anggota kabinet. Inilah yang saya sebut sebagai koalisi gotong royong,” pungkasnya.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya