Berita

Prabowo dan Megawati/Net

Politik

Kepada Jokowi Dan Mega, Prabowo Bilang Ingin Berkontribusi Di Posisi Manapun

SABTU, 05 OKTOBER 2019 | 00:18 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sikap luluh Partai Gerindra di pemilihan ketua MPR mengundang tanda tanya publik. Apalagi Ketua Fraksi Gerindra di MPR, Ahmad Riza Patria menyebut mereka legowo setelah berkonsultasi dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Partai berlambang kepala garuda itu dikabarkan mendapat jatah menteri dari pemerintah. Tidak tanggung-tanggung, disebutkan ada tiga kursi yang disodorkan.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Arief Poyuono sempat mengamini kabar tersebut. Dia juga mengatakan ada tiga tokoh Gerindra yang sudah disiapkan, yaitu Fadli Zon, Sandiaga Uno, dan Edhy Prabowo.


Namun pernyataan Arief itu buru-buru dibantah. Salah satunya oleh Jurubicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak yang mengunggah video di Twitter untuk mengklarifikasi pemberitaan tersebut.

“Pak Prabowo sejak awal tidak pernah bicara secara spesifik tentang jabatan menteri dengan siapapun,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi, Jumat (4/10).

Dahnil memastikan dalam setiap pertemuan dengan presiden terpilih Joko Widodo dan Megawati, Prabowo tidak pernah menyampaikan permintaan posisi menteri.

“Beliau hanya menyampaikan ingin berkontribusi di manapun posisi, baik dalam pemerintahan atau oposisi, beliau menawarkan konsepsi,” terangnya.

Prabowo, sambung mantan ketum PP Pemuda Muhammadiyah itu, memberikan perhatian khusus kepada konsepsi kedaulatan pangan, energi, ekonomi, pertahanan, dan keamanan dalam setiap pertemuan. Mantan Danjen Kopassus itu juga menyampaikan solusi dan program yang bisa dikembangkan oleh pemerintahan Jokowi.

“Beliau tawarkan kepada Pak Jokowi dkk, silakan Pak Prabowo sangat terbuka membantu demi bangsa-negara,” tegasnya,

“Jadi tidak benar bila ada yang menyatakan Gerindra melalui Pak Prabowo meminta 3 menteri. Pada prinsipnya, Pak Prabowo siap membantu bangsa dan negara di man pun posisinya,” tutup Dahnil.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya