Berita

Ilustrasi Gempa/Net

Nusantara

Aktivis Kemanusiaan Ajak Masyarakat Fokus Tangani Gempa Ambon

RABU, 02 OKTOBER 2019 | 22:29 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Masyarakat Indonesia harus fokus dalam menyelesaikan masalah bencana alam yang terjadi di Ambon, Maluku. Pasalnya, ribuan orang masih mengungsi pasca gempa yang terjadi 6,3 skala richter (SR) mengguncang pada Kamis (26/9) lalu.

Aktivis Kemanusiaan, Gawi Yaur mengajak masyarakat fokus terhadap masalah bencana alam di Ambon yang belum selesai ditangani.

Jangan sampai, masyarakat sibuk mengurusi masalah-masalah yang tidak berkaitan dengan penanganan bencana tersebut.


“Jangan mudah menelan bahasa-bahasa yang dikeluarkan oleh oknum-oknum tertentu ketika menyampaikan berita-berita hoax. Mari sama-sama kita turut ambil bagian dalam menangani masalah kemanusiaan yang dialami oleh saudara-saudara kita yang ada di Maluku," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (2/10).

Gawi meminta masyarakat mengacuhkan pernyataan kontroversi dari Menko Polhukam Wiranto yang dianggap telah menyinggung masyarakat Maluku. Wiranto sempat menyebut pengungsi menjadi beban pemerintah. Apalagi mantan panglima ABRI itu sudah mengeluarkan klarifikasi.

“Jangan fokus di situ. Ayo kita tetap fokus pada masalah bencana yang belum selesai,” ungkapnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya