Berita

Surya Paloh dan Megawati/Net

Politik

Sudah Dua Kali Dicuekin Megawati, Surya Paloh Bikin Nasdem Jadi Oposisi?

RABU, 02 OKTOBER 2019 | 15:15 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Ada yang menarik dalam acara pelantkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2025 kemarin di komplek parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (1/10).

Saat itu Presiden Kelima Indonesia Megawati Soekarnoputri tertangkap kamera melewati begitu saja Ketua Umum Nasdem Surya Paloh yang ingin menyalami Megawati, bahkan dalam rekaman yang disiarkan televisi swasta nasional, Megawati sempat membuang muka ketika Surya Paloh ingin bersalaman.

Sebetulnya bukan hanya Surya Paloh yang dilewati Megawati saat bersalaman, putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga gagal bersalaman dengan Megawati.


Kejadian bermula ketika Megawati tampak berjalan melewati tempat duduk sejumlah tokoh. Orang pertama yang dilaluinya adalah AHY, di samping AHY ada politikus Golkar Rizal Mallarangeng, yang kemudian mengulurkan tangan kepada Megawati untuk bersalaman. Megawati pun menyalami Rizal.

Melihat itu, AHY tampak ingin mengulurkan tangan untuk ikut bersalaman, tetapi Megawati sudah berjalan berlalu dari depannya, gagal.

Di samping Rizal duduklah Surya Paloh, ia kemudian berdiri untuk menyalami Megawati. Saat akan lewat di depan Surya Paloh, Megawati malah memalingkan wajah ke arah lain dan tersenyum. Surya Paloh yang tadinya berdiri pun langsung duduk. Nampak dalam rekaman raut wajahnya kesal.

Setelah melewati Surya Paloh, Megawati kembali menyalami tokoh-tokoh lain, yakni Wakil Presiden 2019-2024 Maruf Amin dan pelaksana tugas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suharso Monoarfa.

Kejadian tidak enak ini bukan baru sekali dialami Surya Paloh, pada Kongres V PDIP di Bali beberapa waktu lalu, Surya Paloh juga hadir, dia duduk di barisan depan, namun Megawati tidak menyapa Surya dalam sambutannya. Justru Ketum Gerindra Prabowo Subianto yang disapa Megawati, padahal Prabowo adalah rival PDIP dalam Pilpres 2019 kemarin.

Hubungan Surya dan Megwati memang disebut-sebut tidak lagi harmonis lantaran Nasdem terkesan ngotot meminta jatah menteri tertentu kepada Jokowi pada periode kedua kelak. Sementara itu, PDIP sebegai partai pengusung juga tidak mau kalah. Megawati meminta garansi dari Jokowi agar kader PDIP mendapat jatah terbanyak di kabinet.
Selain itu, Surya Paloh juga sempat mengumpulkan ketua umum parpol koalisi Jokowi tanpa mengajak PDIP.
Selain itu, dari kabar di lapangan, akibat cekcok ini, Surya Paloh sempat berniat memposisikan Nasdem sebagai oposisi pemerintahan bilamana keinginan Nasdem tidak diakomodir Jokowi.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

KAI Gelar Diskon Tiket Kereta 20 Persen, Cek Syarat dan Ketentuannya

Kamis, 26 Maret 2026 | 22:00

Anwar Ibrahim Lega Kapal Malaysia Bisa Lewat Selat Hormuz

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:58

Jadwal FIFA Series 2026 Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts dan Nevis

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:49

Langkah Mundur Letjen Yudi Abrimantyo Sesuai Prinsip Intelijen

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:31

Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:15

Inggris Cegat Kapal Bayangan Rusia, Tuding Putin Raup Untung Minyak dari Perang

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:13

Prabowo Blusukan ke Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak untuk Warga

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:06

Prabowo Harus Berhati-hati dengan Pernyataan Ngawur Bahlil

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:01

Fatamorgana Ekonomi Nasional

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:34

“Aku Harus Mati”: Horor tentang Ambisi dan Harga Sebuah Validasi

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:20

Selengkapnya