Berita

Wahidin Halim/Net

Politik

Gubernur WH Perintahkan Jajaran Jemput Warga Banten Di Papua

RABU, 02 OKTOBER 2019 | 08:00 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) berjanji siap menjemput belasan warga Banten di Papua yang mengungsi akibat kerusugan yang terjadi di Wamena, Jayawijaya, Papua.

"Saya sudah perintahkan Kesbangpol dan BPBD untuk menjemput ke Papua. Kita akan biayain untuk jemput ke sana," kata Gubernur Banten Wahidin Halim seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLBanten, Selasa, (1/10).

Ia menjelaskan, selaku pimpinan daerah akan membela masyarakat Banten yang membutuhkan bantuan. Oleh karena itu, ia langsung memerintahkan Kesbangpol dan BPBD Banten untuk segera berangkat ke Papua mengecek warga Banten yang ada di Papua dan menjemputnya jika memang ingin pulang.


"Saya akan bela rakyat saya," kata dia.

WH mengaku sudah mendapatkan laporan terkait belasan warga Banten yang ada di Papua dan menginginkan pulang ke Banten.

"Jumlahnya berapa tadi. Ada 16 kalau enggak salah," imbuhnya.

Bahkan dalam kesempatan tersebut WH langsung merintahkan Pelaksana Tugas (Plt) Kalakhar BPBD Banten, E Kusmayadi segera berkordinasi dengan Kepala Kesbangpol Banten untuk secepatnya melakukan langkah-langkah.

"Kalau bisa besok harus sudah berangkat," tegasnya.

Sementara Plt Kalakhar BPPD Banten Kusmayadi mengatakan, pihaknya akan segera berkordinasi untuk mengecek langsung ke Papua keberadaan warga Banten di sana, apakah kondisi di Papua dimungkinkan cukup aman atau memang warga Banten yang ada di Papua harus dipulangkan.

"Kita akan segera kordinasi dan dikonsuktasikan ke sana, apakah cukup aman. Atau memang mereka harus pulang, ya akan kita pulangkan," tandas Kusmayadi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya