Berita

Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik/RMOL

Nusantara

Komnas HAM: Insiden Wamena Tragedi Kemanusiaan

SENIN, 30 SEPTEMBER 2019 | 22:15 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengutuk keras kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua.

Menurut Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik, insiden di Wamean merupakan tragedi kemanusian.

"Komnas HAM melihat ini sebagai tragedi kemanusiaan," kata Taufan di gedung Komnas HAM, Jakarta, Senin (30/9).


Taufan menjelaskan, kerusuhan yang terjadi di Wamena bermula dari berita bohong atau hoax di salah satu sekolah PGRI di Wamena yang mengabarkan salah seorang gurunya mengeluarkan pernyataan yang telah menyinggung perasaan.

"Hoax itu sontak menyulut emosi di berbagai tempat sehingga menimbulkan kekerasan yang mengakibatkan korban manusia, harta benda, instansi pemerintahan pun ikut di bakar," sesalnya.

Taufan menambahkan, saat ini ada ribuan orang yang telah mengungsi dan ribuan lainnya yang sudah eksodus.

"Kalau tidak segera dilakukan penanganan, Komnas HAM khawatir persitiwa serupa akan bisa terulang," tuturnya.

Komnas HAM mendorong semua pihak untuk menahan diri dan mengindari memberikan pernyataan yang justru bisa menambah kisruh keadaan.

"Ada yang bilang ini Genosida lah, itu salah. Tahan dulu. Tim kita sedang berkeliling ke berbagai tempat. Sebaiknya rekan media juga ikut bantu agar tidak ada lagi simpang siur," paparnya.

Komnas HAM mendesak untuk segera melakukan dialog konstruktif.

"Ini adalah solusi yang terbaik. Mencegah konflik baru muncul di daerah lain. Kita mendorong adanya pengungkapan tragedi. Biar semua jelas, siapa pelakunya dan apa motifnya," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya