Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Jokowi Jangan Ambil Keputusan Atas Dasar Desakan

MINGGU, 29 SEPTEMBER 2019 | 18:55 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Desakan publik kepada Presiden Joko Widodo tidak bisa dijadikan dasar mengeluarkan Perppu untuk revisi UU KPK yang sudah disahkan DPR.

Pakar hukum tata negara Margarito Kamis bahkan mewanti-wanti Jokowi untuk bisa mengenali lebih mendalam syarat konstitusi untuk bisa menerbitkan Perppu.

“Jokowi tidak boleh mengambil keputusan karena desakan. Dan alasan mengeluarkan Perppu harus masuk akal secara konsep dan filosofi,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu (29/9).


Dia kemudian mengingatkan penerbitan Perppu yang didasari atas desakan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Kala itu, SBY menerbitkan Perppu 1/2014 untuk membatalkan UU Pilkada yang baru disahkan. Hasil dari Perppu itu, kata Margarito, tidak mengubah apapun dalam penyelenggaraan pilkada

“Dulu ada UU Pilkada, lalu ada demo ramai di mana-mana dan dengan itu dijadikan dasar oleh Pak SBY mengeluarkan Perppu. Apakah setelah itu keadaan pilkada kita berubah? Tidak berubah, tambah buruk," tegasnya.

Sementara mengenai RUU KPK, Margarito mengingatkan bahwa itu sudah disahkan oleh DPR dan pemerintah. Jokowi juga harus paham bahwa ada kelompok masyarakat yang tetap ingin UU itu dilanjutkan demi transparansi dan akuntabilitas KPK.

"Saya berpendapat bahwa ini bisa didialogkan. Dia mesti tahu bahwa jumlah orang yang diam itu ada," tutupnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

UPDATE

Rudi Margono Isi Kursi Jampidsus Menggantikan Febrie Adriansyah

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Pembiayaan Tembus Rp10 T, Laba Bank Mega Syariah Naik 17,56 Persen di Semester I-2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Profil Etik Suryani Bupati Sukoharjo yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:20

Ini Alasan KPK Batal Ikut Konferensi Pers Polda soal Perkara yang Menyeret Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:04

Jakarta Jadi Kota Termahal ke-21 di Dunia pada 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:42

Inggris Siapkan Bonus Fantastis Jika Juara Piala Dunia 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:37

Saham SK Hynix Melonjak 13 Persen Saat Debut di Nasdaq

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:31

Komisi III DPR Soroti Kasus Korupsi Batu Bara dan Isu Mundurnya Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:16

Biarkan Kortas Polri Usut Dugaan TPPU Jampidsus Tanpa Intervensi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:00

Jumlah Investor BBTN Kembali Melonjak per Juni 2026, Akhiri Tren Penurunan Dua Bulan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:51

Selengkapnya