Berita

SBY, Jusuf Kalla, Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Disarankan Temui SBY Dan JK Cari Solusi Redam Gejolak Di Papua

MINGGU, 29 SEPTEMBER 2019 | 08:00 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Presiden Joko Widodo disarankan untuk menggelar diskusi dengan tokoh senior bangsa guna mencari solusi dalam meredam gejolak yang terjadi di Papua.

Politikus Demokrat Andi Arief mengatakan, Indonesia memiliki dua tokoh yang berpengalaman dalam menangani konflik di Indonesia, mereka adalah Presiden Keenam Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Keduanya, menurut Andi, berpengalaman dalam meredam konflik yang sempat terjadi di berbagai daerah di masa kepemimpinan mereka.


"Pak Jokowi, kita masih punya dua orang tua, Pak SBY dan Pak Jusuf Kalla yang pernah menyelesaikan berbagai konflik dari Ambon, Poso, Sampit, Aceh dan lainnya. Keduanya berpengalaman, ada baiknya ajak keduanya berbicara atas apa yang terjadi di Papua saat ini," begitu disampaikan Andi, Minggu (29/9).

Seperti diketahui, sebulan terakhir Papua diwarnai gejolak yang berujung pada pengerusakan fasilitas umum dan jatuhnya korban jiwa, terakhir terjadi kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

Dalam kerusuhan di Wamena, 32 orang tewas. Sebagian besar korban tewas ditemukan dalam keadaan hangus terbakar, yang lainnya ada yang terkena sabetan benda tajam, panah, dan juga luka akibat benda tumpul.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya