Berita

Gedung KPK/Net

Politik

Mahasiswa Heran LSM HAM Ikut Urusi Revisi UU KPK

SABTU, 28 SEPTEMBER 2019 | 21:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pembahasan mengenai revisi UU 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi terus menyeruak di publik. Teranyar, setelah RUU KPK disahkan oleh DPR, desakan agar Jokowi mengeluarkan perppu muncul.

Namun demikian, Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Sumber Duko Pamekasan, Moh. Hasan mengaku heran karena semua elemen publik turut berkomentar tentang penerbitan perppu KPK.

Tak terkecuali dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bergerak dalam urusan HAM. Seperti yang dilakukan Direktur Eksekutif Amnesty Indonesia Usman Hamid.


Usman Hamid sempat menyinggung bahwa gelombang aksi mahasiswa di berbagai daerah bakal meredam dengan sendirinya jika Jokowi mengeluarkan perppu KPK.

"Saya heran LSM yang seharusnya mengurusi soal hak-hak asasi manusia kini ikut mencampuri soal revisi UU KPK. Saya menghimbau agar LSM fokus saja sesuai peran dan fungsinya, sehingga mendapat penilaian positif dari publik," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (28/9).

Menurutnya, Amnesty Internasional lebih cocok mengomentari RUU KUHP yang memiliki banyak pasal bermasalah. Pasal ini lebih dekat engan kehidupan masyarakat dan mengancam HAM.

"Amnesty Internasional banyak menyoroti UU KPK dan melupakan RUU KUHP yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat,” pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya