Berita

Yasonna Laoly/Net

Politik

Pengamat: Yasonna Mungkin Merasa Tidak Dihargai Jokowi

SABTU, 28 SEPTEMBER 2019 | 21:18 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly telah resmi mengajukan pengunduran diri kepada Presiden Joko Widodo.

Namun demikian, publik masih bertanya-tanya tentang alasan menteri PDI Perjuangan itu mundur di penghujung periode. Alasan bakal ikut pelantikan sebagai anggota DPR pun dirasa tidak cukup menjawab.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago menilai alasan tidak boleh rangkap jabatan karena melanggar pasal 23 UU 39/2008 sebatas alasan di panggung depan.


“Tentu semua menteri Jokowi harus mundur dong yang terpilih jadi anggota DPR,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Sabtu (28/9)

Menurutnya, Yasonna mundur karena merasa sudah tidak dihargai Jokowi lagi. Hal ini berkenaan dengan wacana Jokowi untuk menerbitkan perppu untuk revisi UU KPK.

Padahal Yasonna merupakan menteri yang diberi amanah Jokowi untuk membahas RUU tersebut bersama dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Syafruddin ke DPR.

“Yasonna Laoly saya pikir mundur karena merasa tak dihargai atau memang tak merasa dibutuhkan lagi,” terangnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya