Berita

Ray Rangkuti/RMOL

Politik

Jika Jokowi Tidak Segera Keluarkan Perppu, Gerakan Mahasiswa Akan Terus Berlanjut

SABTU, 28 SEPTEMBER 2019 | 13:30 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Gelombang demonstrasi mahasiswa diyakini akan mereda apabila Presiden Joko widodo mengeluarkan Perppu untuk membatalkan UU KPK dan sejumlah RUU bermasalah. Langkah itu merupakan solusi terbaik jika Jokowi masih ingin mendapatkan kepercayaan publik.

Begitu kata Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti kepada wartawan usai mengisi diskusi publik bertajuk "Membaca Gerakan Kaum Muda Millenial" di kawasan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (28/9).

"Perppu itu yang kemudian secara perlahan menghentikan itu. Saya berharap betul Presiden mengeluarkan itu (Perppu). Dia (Jokowi) lebih baik mengeluarkan Perppu untuk merawat kepercayaan publik," kata Ray.


Ray yang juga mantan Aktivis 98' ini menilai susasana sosial politik Indonesia saat ini cukup genting. Karenanya, keputusan Presiden untuk mengeluarkan Perppu sebagaimana menjadi tuntutan aksi mahasiswa menjadi penting dan dibutuhkan.

"Karena pertimbangan tentu saja suasana sudah sangat genting, meninggal sudah 2 orang, banyak lagi peristiwa yang mestinya jadi perhatian Presiden. Kalau Perppu keluar demonstrasinya berhenti," kata Ray.

Sebaliknya, jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini meyakini gelombang aksi massa dari ribuan mahasiswa tidak akan berhenti apabila Presiden tidak mengeluarkan Perppu.

"Saya kira akan berlanjut (gerakan mahasiswa), mungkin enggak akan sporadis kaya kemarin, tapi jangan sampai menilai situasinya semakin menurun. Kita lihat mahasiswa memelihara etos perlawanan, sampai Perppu itu dikeluarkan oleh Presiden," pungkas Ray.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya