Berita

Ambulans yang dituding mengankut batu/RMOL

Politik

Kurang Lengkap, Polda Metro Tolak Laporan Dugaan Hoax Ambulans Denny Siregar

JUMAT, 27 SEPTEMBER 2019 | 21:49 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Polda Metro Jaya menolak laporan yang diajukan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jackmove terhadap buzzer pendukung Joko Widodo, Denny Siregar.

Perwakilan LSM Jackmove, Taufik Hoesien mengatakan, laporannya ditolak oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya karena kekurangan syarat legal formil.

"Jadi kita laporannya belum dapat diproses, karena memang syarat legal formilnya belum kita penuhi," ucap Taufik Hoesien kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (27/9).


Taufik menambahkan, pihak kepolisian meminta syarat yang dianggap mempersulit laporannya. Syarat yang diminta polisi di antaranya adalah harus ada beberapa wakil dari warga DKI.

"Syarat formil pertama itu adalah keterwakilan warga DKI, jadi tidak bisa satu LSM mungkin harus beberapa, seperti kasusnya Ahok," imbuhnya.

Selain itu, pihak pelapor juga harus menghadirkan saksi yang berada di lokasi kejadian. Dalam hal ini ialah petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta.

Taufik melanjutkan, ia menduga laporannya dipersulit karena Polda Metro Jaya juga sebagai pihak terkait.

"Intinya sih ditolak, belum dapat diproses. Dipersulit sangat dipersulit. Ternyata lebih belibet, karena ini memang pertama beratnya itu karena membawa salah satu pihak terkaitnya kan Polda Metro, artinya Polda Metro yang terlibat dalam kasus hoax ini," paparnya.

Walau ditolak, lanjut Taufik, dirinya mengaku akan kembali hadir pada Senin (30/9) untuk melengkapi syarat formil yang diminta polisi.

"Jadi mungkin nanti hari senin kita coba perjuangin lagi sih. Kita tetap coba, akan coba penuhi syarat yang mereka ajukan, kalau gak bisa juga berarti ada something," pungkasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

UPDATE

Rudi Margono Isi Kursi Jampidsus Menggantikan Febrie Adriansyah

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Pembiayaan Tembus Rp10 T, Laba Bank Mega Syariah Naik 17,56 Persen di Semester I-2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Profil Etik Suryani Bupati Sukoharjo yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:20

Ini Alasan KPK Batal Ikut Konferensi Pers Polda soal Perkara yang Menyeret Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:04

Jakarta Jadi Kota Termahal ke-21 di Dunia pada 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:42

Inggris Siapkan Bonus Fantastis Jika Juara Piala Dunia 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:37

Saham SK Hynix Melonjak 13 Persen Saat Debut di Nasdaq

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:31

Komisi III DPR Soroti Kasus Korupsi Batu Bara dan Isu Mundurnya Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:16

Biarkan Kortas Polri Usut Dugaan TPPU Jampidsus Tanpa Intervensi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:00

Jumlah Investor BBTN Kembali Melonjak per Juni 2026, Akhiri Tren Penurunan Dua Bulan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:51

Selengkapnya